" selamat tinggal masa lalu...aku kan melangkah..."
(five minutes)
menjelang malam tahun baru ketika jauh berada dr kampung halaman, ketika ada kesempatan untuk sejenak refreshing di kota kembang parish van java yg bbrrrr...membuat aq harus bnar2 merenung..jejak2 brmakna seperti apa yg telah dilalui selama thn 2008 dan apa yg harus aq capai nanti di thn 2009. apakah itu ttg karir, organisasi, keluarga, ato urusan yang sangat pribadi sekali seperti menikah...hueeee..yg terakhir ini ga dulu deh..belom siap lahir batin..(jujur dr hati yg paling dalam..ceileee..)
seperti kilas balik aja, dan memang harus memutar kembali memory yang sangat terbatas sekali kapasitasnya ini..hehehe...apalagi saya pelupa banget orangnya..^_^ sedikit ringkasan mungkin karena setiap detik, setiap waktu adalah moment yang sangat berharga..seperti alam menyediakan udara agar kita senantiasa bernafas ..seperti itulah manusia menjalani hidup.
Januari 2008
awal thn 2008, suasana hati sangat ga keruan gara2 diramal ayah seorang kwan..mending kalo bagus...suram banget 'penerawangannya' yo wis..dewasa dkit donk wick..jgn mudah percaya omongan orang yg belum tentu benar..buktikan mrk seratus persen salah..malam Sivaratri yg penuh makna..OM Nama Siwaya...
Februari 2008
bulan ini menginjak lagi kampung halaman alm ayah di desa jagaraga, Buleleng sejak 1,5 thn tdk sempat bersua dgn keluarga besar di bali. bln ini juga aq bisa melangkahkah kaki ke lombok sejak terakhir thn 2003 silam. catatan penting jg disaat usia beranjak 25 thn, sedikit konflik dgn para kakanda tersayang..aq paham mereka mengkhawatirkan bunda..dan aq ga boleh terlalu egois kan...ya..ya...harus lebih dewasa wick…meski hati ini kdang menjerit...kamu bukan pemberontak wick..kamu hanya tidak ingin terlalu di atur oleh orang lain..itu saja...bulan ini jg ada moment penting, yaitu MPAB PC KMHDI Jember. Catatan penting jg...terdapat insiden kecil saat salah seorang adik pingsan gara2 sifat ceplas-ceplos yg kebablasan...i'm really2 sorry honey...
Maret 2008
Bln ini bs dibilang bulan penuh harapan..saat ada kesempatan menjejakkan kaki ke ibukota yg terkenal kejam…(terlalu didramatisir euy..:) perasaan biasa ja kok..waktu 2,5 minggu merasakan bgmana berjuang u/ tetap survive dgn dana seadanya.
Hmm..tp enjoy banget..bnar2 enjoy mom…dewi bner2 merasakan kebebasan sekaligus tantangan hidup mandiri yang sesungguhnya. Jauh dr kemapanan, namun tetap merasakan kenyamanan di tengah2 para sahabat yang selalu mendukung dengan solidaritas yang kental. Ini pertama kali saya melihat RI1 saat menghadiri Dharma Santi Nasional…keren banget saat Saraswati Dewi menyanyikan lagu Lembayung Bali…summpriit keren mbakyu…
April 2008
Awal bln ini seorang dewiyana pertama kali menginjak tanah Sumatra. Karena menggantikan seorang sahabat yang berhalangan hadir u/ memberi sambutan di acara PD KMHDI Lampung. Hmmmm…Bandar lampung kota yg unik sekali…para sahabat yg baik hati senantiasa menemani. Moment itu pula aq berjumpa dgn salah seorang kawan baru. Orang yang baik, menyenangkan juga..hanya saja waktu yg sangat terbatas tidak cukup bagi kami berdua untuk lebih saling mengenal. Aku harus segera kembali ke Jakarta. Sampai berjumpa kawan…sayonara…
Secara mendadak, lamaran yg baru 3 hari aku kirim via email mendapat respon dari perusahaan konstruksi baja di Surabaya. Krn sangat mendadak, hari itu juga saya meminta informasi dari kawan di sby untuk mengecek perusahaan yang bersangkutan.
Mungkin ini sudah jalan karma, meski berangkat ke Jakarta naik KA eksekutif dan balik naik KA ekonomi..hehehe…miskin pisan euy…tidak menyurutkan harapan untuk mendapatkan pekerjaan…summpriit…jd pengangguran bukan cita2 aku saat lulus dr bangku kuliah dulu.
Momm…akhirnya dewi balik lagi ke jember, saat usai tahap ketiga atau tahap akhir psikotest, saat panas Surabaya menyengat membuat pening kepala, saat mendapat sms dari kakak..bahwa asam urat bunda kambuh dan harus naik taxi u/ berangkat ke kantor…hikz…sorry mom..i’m really sorry…aku pun bergegas sore itu juga ke stasiun.
Bulan ini jg, kawan2 jember sedang mempersiapkan Dharma Shanti, kok ya pas tgl 19 April saat 4 tahun seorang sahabat pergi untuk selama-lamanya.
Mei 2008
Hmmm..apa ya..(sambil nginget2)…bulan ini seorang dewiyana sbuk menjadi WO (wedding Organizer)…ceeilee..sok penting euy, tenang aja mbakyu…poko’e kamu terima beres dah…sewa gedung beres, survey hotel, list undangan, bkin desain ama pesan tas snack, belanja macem2, mpe jadi kurir jg..apa seh yg gak buat kamu sista…muaachh…
Paling gak dengan pengalaman ky gini, aku jadi tahu ternyata mo nikah itu ribet banget ya..hehehe…sampai2 tetangga bilang gini “mbaknya yg nikah kok adeknya yg stress..” xixixixi…
Juni 2008
Tgl 07 Juni 2008, bertepatan dengan hari turunnya ilmu pengetahuan Hari raya Saraswati, menjadi sejarah dan catatan termanis saat mbak kandung menikah…suueeerr..terharu banget sampai ikutan nangis waktu prosesi ijab kabul di masjid. Oh iya, keluarga Bali, adik2 dari alm ayah beserta dadong tersayang hadir di pernikahan. Seneng banget bisa berkumpul karena sudah sekian tahun (hampir 6-7 thn bunda tdk pernah ke bali).
Bulan ini bulan yang penuh suka cita bagi keluarga besar kami.
Juli 2008
Bersama tmn2 naik sepeda ke banyuwangi menghadiri upacara ngaben ayah seorang sahabat, saat itu saya sempatkan pula mampir sebentar ke bali untuk membawa bibit tanaman dragon fruit dan foto2 pernikahan kakak.
Ada pengalaman menarik saat perjalanan itu, karena terlalu lama main di pantai bersama kawan2 sambil bakar ikan (krn aq yg bertugas bkin api unggun..dasar anak PA…:) akhirnya aq kemalaman sampai di gilimanuk, sejak di angkot banyuwangi aq bareng dengan seorang ibu2 muda. Akhirnya …sweca Hyang Widdhi, aq menginap di rumah ibu tersebut di daerah Banyuatis (sekitar 1 jam dr desa Jagaraga)…thanks God..hari gini ternyata masih ada orang baik…
Akhir bln juli ini pula, aq sedkit terkejut..datang ga diundang..pulang ga diantar…( ky jailangkung kaleee..)seorang mantan kawan terdekat…ya deh apa ya nyebutnya..eks-boyfriend, datang ke rumah saat aq sedang asik nonton TV.
Yang lebih menggelikan..pertanyaan polos yang keluar darinya itu loh..” wick, kita dah putus belom seh..??”….haaadddaahhhh…anjrriiitt….aq spontan cm menjawab gini,” Fren, setelah hampir setahun kamu br tanya ky gini…ga salah ta???..ya udah donk..masa ya udah lah… Sampai ga habis mikir..kok bs gtu loh ada anak aneh ky dia…ck..ck…memang seh dulu cuma sepihak saja yg memutuskan..namun buat apa seh diungkit lagi..sebaiknya tetap berteman sajalah..
Bln ini jg, akhirnya aq mendapat panggilan kerja di salah satu bank swasta di jember..thanks God… hanya saja..sempat hati mengalami dilema krn bertepatan dengan masa training kerja, saat itu pula moment Mahasabha di Palangkaraya diselenggarakan.
Mungkin Tuhan sudah meskenario demikian…salah satu pesan seorang kakak sangat melekat di hati saat hati bimbang..”wick, bli bahagia bgt denger dewi dpt kerjaan, that’s one important step in your life. So take it!! Dewi udah lama berbuat u/ kMHDI. Hadir di mahasabha adl salah satu hal saja. Wick…penting u/ menunjukkan bahwa alumni2 KMHDI adalah orang2 sukses. Itu akan jd marketing yang efektif bagi KMHDI. Maka kalu ada kesempatan sukses ambil, I support you honey…” tengkyu kakak…salam buat si kecil fany ya…muach3…
Akhirnya dengan penuh keberanian, aku meminta ijin pada pimpinan…ternyata…hueeee…malah big bos nitip oleh2..gedubrakxzzz…tengkyu..tengkyu..
Agustus 2008
Siang itu juga aq pesan tiket KA malam ke Sby, tgl 1 tepatnya setelah diantar supir taxi ke juanda yg jg kbetulan semeton Bali (Hindu jg)..kebetulan euy…meski delay hmpir 3 jam, akhirnya sampai juga menjejakkan kaki di tanah Kalimantan. Banjarmasin adalah kota pertama yang saya singgahi…berhubung tiket ke palangkaraya sangat mahal…saya putuskan transit ke Banjarmasin dilanjutkan naik travel..mom…dewi nyampai juga di Kalimantan momm…horrree..horeee…gubernurnya cakep loh mom....haddaaahhh...xixixixi^_^
September 2008
Bulan ini sedikit diwarnai tangis…huwaaaa…terima kasih kawan sudah menjadi tempat curhatku…ehm…saat adik angkat yg terlanjur disayang harus dikembalikan ke pemilik asal. Hikz..hikz..mungkin kawan2 bingung apa yg dikembalikan. Namanya Ciko (itupun pemberian nama dari bunda), namun beberapa hari kemudian bunda berubah pikiran krn keyakinan yang menuntut demikian. Kata’nya,”..ntar aja kalo kamu dah punya rumah sendiri baru pelihara anjing”. Huuwaaaaa…ini bukan sebatas rengekan anak kecil yang meminta permen kmudian menangis krn tidak diberi..ini kompleks bro…ini masalah prinsip…sungguh menyakitkan saat membaca sms dari salah satu kakak…apakah mereka lupa pernah hidup selama 13 thn dgn vicky (alm)…sungguh menyebalkan…yaahhh..oke..oke…sekali lagi mengalah…ini adalah konsekuensi menjadi minoritas. Menurut mereka, rumah akan kotor dan malaikat tidak akan menerima doa jika ada makhluk satu itu…sampai2 di benak aq timbul pertanyaan seperti ini, “..jika setan takut sama malaikat, malaikat takut sama anjing..lantas anjing takut sama sapa ya..???” hehehehe….Mengapa terkesan Tuhan mendiskriminasikan salah satu bagian dari ciptaannya sendiri, sungguh sangat tidak adil..
Akhir bulan ini juga terdapat moment Rakernas PP KMHDI…moment ini menjadi awal fungsionaris PP KMHDI bekerja. Satyam Eva Jayate…!!!
Oktober, November 2008
Kedua bulan ini tdk ada yg istimewa selain Barack Obama terpilih menjadi presiden Amerika..ngefans pisan euy… …hehehe…ga segitunya kalee sm presiden sendiri ^_^ oh iya…mpe lupa ngucapin lagi…hepi birthday bro…
Ech..ada dink..seorang lagi sahabat melepas masa lajang..dia sudah aq anggap kaya adik sndiri, menikah dengan sabahat pula yang sudah aq anggap kakak sendiri…weeeewww..senangnya melihat mereka bisa bahagia. Semoga langgeng ya. Bulan ini diwarnai dengan pekerjaan. Selain kerja..kerja..kerja…tmn2 kantor ckup menyenangkan meski persaingan tetap terlihat kental..aq sebagai orang baru harus pandai beradaptasi. Meski terlihat jelas antar senior saling sikut sana sikut sini…weleh2…yg penting bagiku nutup target, kerja yg bner, ga cari masalah…ga da complain dr nasabah…keep spirit wick…
Desember 2008
Akhir tahun ini dittup dengan merenung sambil menulis blog di loby hotel tempat keluarga menginap…sudah seminggu sejak aq dan bunda berangkat ke kota kembang bandung..sayang..bunda mesti balik duluan krn akhir bln tidak bisa nambah ijin coz tutup tahun. Bulan ini ckup berat di kerjaan..sempat bimbang..apakah akan kuat bertahan???
Ingin sekali mencoba lagi hal lainnya..yg lebih enjoy dan tidak membuat semangat berfluktuasi…cm kok terkesan kurang bersyukur ya dgn kesempatan yg sudah diberikan oleh Tuhan. Beruntung di kawan2 di kantor sangat bersahabat, kompak, dan solider ke teman. Bulan ini mestinya dievaluasi jika tidak nutup target, coz bln lalu aq membantu kawan yang kritis…sayang bln ini dia tidak membantu maksimal. Beruntung nasib masih mujur..tengkyu teman2..pasti aq bawa oleh2 buat kalian semua yg tulus membantuku.
Satu pelajaran berharga dr pengalaman ini…jgn mudah percaya dgn janji orang lain, jgn mudah tergantung pada orang lain, jgn dengarkan jika orang lain membawa pengaruh negative pada kita…tidak perlu mengeluh…lakukan saja sambil tetap tersenyum…kemudian bersyukur..itu saja wick.
Sepertinya dah cukup deh kilas balik sepanjang tahun 2008..(capek pisan euy ngetiknya)
Bsok berangkat ke Jakarta…tunggu aq ya kawan2..mari kita beres2 sekretariat…Tahun baru semangat baru, semoga kerjaan lebih baik, hubungan dgn keluarga tetap baik, urusan organisasi berjalan baik…menemukan juga jodoh yang terbaik..ehmm..ehmm…
“Happy New Year 2009”
Bandung, 31 Desember 2008
with love,
dewiyana
Tuesday, December 30, 2008
catatan perjalanan 2008
Posted by dewiy@na at 6:54 AM 3 comments
Labels: renungan
Wednesday, May 07, 2008
Senioritas VS Kaderisasi
Menjadi kader KMHDI adalah sebuah pilihan…dari sekian wadah/komunitas pergerakan mahasiswa ekstra maupun intra kampus di Indonesia yang tumbuh dan berkembang dengan karakteristiknya masing-masing. Mahasiswa Hindu bebas untuk memilih mana wadah yang sesuai bagi mereka. Mau yang berkiprah secara murni di religius keumatan, menyerempet ranah politik tapi masih malu-malu, sosial kemasyarakatan, bahkan terang-terangan menjadi underbouw partai politik tertentu..semua ada di sini...silahkan dipilih..dipilih..dipilih....^_^
Menjadi kader KMHDI adalah sebuah pilihan..manakala…semakin marak ketidakacuhan sebagian mahasiswa Hindu yang emoh menjadi organisatoris bahkan semakin apatis terhadap perkembangan isu-isu sosial kemasyarakatan. Boro-boro mikir kepentingan bangsa, mikir konsolidasi internal organisasi yang kacau-balau saja belum bisa...apalagi indeks prestasi akademik yang berada di garis kritis...adalah alasan klise yg sering dilontarkan mereka. Aku jauh-jauh merantau untuk kuliah...bukan untuk berorganisasi....begitu kata mereka. Toh akhirnya juga mereka tetap saja gak lulus-lulus...
Menjadi Kader KMHDI adalah sebuah pilihan...apakah menjadi kader yang kritis, anarkhis, solid, loyal, militan, arogan, lugu, polos, bodoh, bebal, bijak, cerdas, pintar, bahkan sedikit hipokrit...terserah mereka mau mengambil peranan yang bagaimana...
Adalah hal yang manusiawi jika ungkapan hati anggota maupun pengurus baru bertanya dengan jeritan yang menyayat hati...kemana kakak2 senior mereka sekarang...??? kenapa kami seperti anak ayam kehilangan induk...?? Sudahkah mereka para senior melupakan generasi penerusnya begitu saja....ataukah hanya karena alasan akademis yang memaksa mereka mulai meninggalkan arena pertandingan dan mengambil peran menjadi hakim garis...awasi bolanya...pantau pemainnya...meski berada diluar lapangan. Atau hanya karena sebuah alasan...ini demi sehatnya proses kaderisasi....begitu ketegasan mereka...
Menjadi kader KMHDI adalah sebuah pilihan...ketika transformasi pemahaman organisasi berjalan baik atau setengah-setengah...keberhasilan atau kegagalan mereka para pendahulu atau yang sering dipanggil senior dalam mencetak kader-kader baru yang solid dan memahami organisasi menjadi tolak ukur keberhasilan sebuah proses kaderisasi. Jika dapat melahirkan kader yang mandiri...itu baru dapat dikatakan sebuah keberhasilan...namun ketika masih ingin mengambil peran yang dominan di masa dan era yang telah berganti jaman...mesti direnungkan kembali ...apakah ini sebuah kesadaran riil atas kasih sayang yang berlebihan untuk tetap mempertahankan sebuah peran....
....ataukah demi memuaskan ego pribadi dengan mengatasnamakan sebuah ’kepedulian’ terhadap organisasi.
Menjadi kader KMHDI adalah sebuah pilihan....manakala telah melewati sebuah masa keemasan...dan saat ini, detik ini, masih saja terlena akan sebuah euforia masa lalu yang semakin tertinggal jauh di belakang. ”La wong Saya dulu yang berperan sentral...saat itu kalian belum ada...karena saya berpengalaman maka dari itu dengarkan apa kata saya sekarang...”, begitu kata para senior dgn narsisme berlebihan.
Ketika junior terlalu penurut, manut sambil manggut-manggut...senior semakin jumawa...ketika junior dapat berpikir kritis..senior merasa sedikit tidak dihargai jasanya...ketika junior bertanya....kemana seh pendahulu mereka??? Senior menjawab...sekarang ini adalah bukan masanya saya....begitu kata mereka yang paham akan pentingnya regenerasi. Karena organisasi yang sehat adalah ketika regenerasi berjalan dengan baik dan tanpa menyisakan dendam di hati di akhir masa bhakti kepengurusan.
Menjadi kader KMHDI adalah sebuah pilihan...
Dengan mewujudkan kualitas kader yang mumpuni, KMHDI sebagai sebuah organisasi kader secara langsung telah ikut dalam pembangunan bangsa. Dalam melakukan kegiatan pendidikan bagi kader-kadernya, KMHDI mengacu pada pernyataan seorang Sutan Sjahrir yang mengatakan “Dengan segala peradaban, semua peri kemanusiaan, agama, etika, yang dikatakan dimiliki oleh manusia, tetap dalam diri kita ada unsur kebinatangan yang membuat semua kebudayaan, perikemanusiaan dan agama menjadi bahan tertawaan. Kita tidak boleh menggunakan idiom irasional yang walaupun lebih mudah untuk memikat rakyat, justru akan menjatuhkan rakyat dalam jurang kebodohan. Kita harus mengangkat kesadaran rakyat banyak dari dunia irasional ke tingkat yang rasional, dan mendidik rakyat untuk berpikir dan berbuat secara rasional pula. Metode perjuangan kita harus rasional, sistematis dan terstandarisasi.”
...sekali lagi...Menjadi kader KMHDI adalah sebuah pilihan...ketika kesempatan menjalankan proses demokrasi tidak lagi memberi makna mendalam...jiwa-jiwa besar yang diharapkan tumbuh dan berkembang di setiap kader menjadi semakin ciut dan meredup manakala hasil yang diputuskan tidak mengakomodir ego kedaerahan yang irasional...sebuah proses yang tidak sehat manakala di kemudian hari kesepakatan bersama atau mayoritas suara hati kader diabaikan semena-mena tanpa adanya dasar berpikir yang logis dan cenderung mengada-ada. Bahkan muncul ancaman terselubung di balik rengekan anak kecil yang menyinggung ttg disintegrasi sebuah Kesatuan manakala di kemudian hari tuntutan mereka kembali diabaikan...Apa kata dunia...???
Dan ini yang terakhir kali....menjadi kader KMHDI adalah sebuah pilihan....
Apakah senior berjiwa besar memberikan kesempatan kepada generasi penerusnya untuk berjuang di jalan yang berbeda...dgn arah dan tujuan tetaplah sama...ataukah senior akan tetap memaksa...agar mereka generasi penerusnya tetap berada di jalan mereka menurut pola pikir mereka. Waktu yang akan berbicara...cara yang bagaimana yang nantinya akan sesuai dengan kesadaran kritis filosofi kaderisasi KMHDI demi mewujudkan visi dan misi organisasi, ataukah upaya2 pembodohan kader yang akan menggali lubang kuburan massal mereka sendiri...dengan mengklaim sudah melakoni proses kaderisasi...
(Jakarta, 09 April 2008)
Posted by dewiy@na at 1:50 AM 0 comments
Tuesday, January 15, 2008
Di balik kesunyianku
Di balik kesunyianku ada kesunyian yg lain, penghuninya adl kesendirianku yang berkerumun seperti pasar dan kesenyapanku bising oleh suara-suara.
Terlalu muda dan gelisah aku mencari-cari di atas kesunyian. Suara-suara dari lembah nun jauh masih terngiang di telingaku, dan bayangannya menghalangi jalanku hingga aku tak dapat pergi.
Di antara bukit-bukit itu ada hutan yang amat elok, penghuninya adalah kedamaianku dari angin puyuh…dan keelokanku, dialah khayalan.
Terlalu muda dan terlalu liar aku mencari hutan suci itu. Rasa asin darah masih melekat di bibir, busur serta anak panah nenek moyangku masih ku genggam namun aku tak mampu pergi.
Di balik diriku yang terkurung ini. Hidup diriku yang bebas, yang baginya mimpi-mimpiku adalah medan perang di waktu malam dan hasrat-hasratku adalah tulang-tulang yang gemeretak.
Terlalu muda dan kejam untuk aku untuk menjadi diri yang bebas
Dan bagaimana aku menjadi diri yang bebas bila aku tak membunuh diriku yang terkurung ini, atau bila semua manusia tak bebas..??
Bagaimana daunku bisa terbang bernyanyi bersama angin bila akarku masih menancap dalam tanah?
Bagaimana elang dalam diriku dapat membumbung menuju matahari sbelum anak-anakku meninggalkan sarang yang kubangun dengan paruhku ini untuk mereka..??
Eforisme
Rumahku berkata padaku, “jangan tinggalkan diriku…karena disinilah tinggal masa lalumu..”.
Dan jalan berkata padaku, “ mari ikuti aku…karena akulah masa depanmu..”.
Dan aku berkata pada rumah dan jalan, “ aku tidak memiliki masa lalu, juga tidak kumiliki masa depan. Bila aku tinggal disini, aku pergi sementara aku tinggal, dan bila aku pergi..aku tinggal sementara aku tinggal, Hanya kasih dan mati yang mengubah segalanya”.
Realitas seseorang itu bukan pada apa yang dibukakannya kepadamu…tetapi pada apa yang ditutupinya darimu.
Karena itu jika kau ingin memahaminya..jangan dengarkan apa yang dikatakannya tetapi pada apa yang tidak dikatakannya.
Kebijaksanaan tidak lagi merupakan kebijaksanaan bilamana ia terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.
Seandainya aku mengisi diriku sendiri dengan semua yang kamu ketahui, ruang apa yang harus aku miliki untuk menampung semua yang tidak kamu ketahui…??
Guna memahami hati dan pikiran seseorang jangan melihat pada apa yang sudah diperolehnya..melainkan pada apa yang diinginkannya.
Orang yang paling baik adalah yang tersipu ketika kamu memujinya dan berdiam diri ketika kamu mencelanya.
Mereka katakan jika orang memahami dirinya, dia memahami semua orang. Tetapi aku katakan padamu, bila orang mencintai seseorang, dia belajar sesuatu mengenai dirinya sendiri.
From : Spiritualitas anak cucu Adam – Kahlil Gibran
Posted by dewiy@na at 12:48 AM 0 comments
Labels: Inspirasi
Monday, January 14, 2008
Ramalan hidup…loe percaya gak sech..??!
…weww…hepi nu yer pren…ini pertama kalinya ada niat menulis lagi blog ‘nyleneh’ di awal tahun 2008..dan pertamakali juga dgn terpaksa menggunakan fasilitas public…tentu saja ada ‘sedikit’ kompensasi untuk menggantikan keberadaan saya disini..hikz…gara2 kompi di rumah error lagi…sH!#...setelah urusan ngeprint ‘lamaran cinta’ selesai tentu saja…karena setelah ini akan dibawa lari oleh pak pos…tolong sampaikan ‘salam sayang’ saya pada mereka semua yang memberi harapan ya pak…tengkyu…^_^
Mungkin awal tahun tepatnya tgl 1 kmren…saya bingung mau menyebut apa…anugerah atau bahkan musibah…??! Whatever..saat tidak sengaja main ke rumah kawan lama semasa kuliah dulu…saya yang semula memang berniat’ iseng’ bercanda dengan bapaknya yang humoris.. namun tidak disangka… beliau memberikan ‘gambaran’ ttg hidup saya dimasa depan…komplit..plit…mulai ttg pekerjaan…keluarga…bahkan usia, warna kulit dan tinggi jodoh saya nanti nya…fiuuhhh…
Saat itu saya sedikit ‘shock campur bingung’ karena melihat tampang bapak tmn saya yg serius dan menyiratkan tampang ‘ini bukan main2 nak’…semula saya kira beliau bercanda..tapi ternyata tidak…kwan saya juga malah menegaskan pada saya..bahwa ayahnya berhasil memecahkan rekor ‘menjodohkan’ orang sebanyak lebih dari 70x..bahkan orang dtng jauh2 dr papua dan Malaysia hanya untuk mendengar ‘wangsit’ beliau. Saat itu beliau dgn nada bercanda, “…kalo orang lain mbayar ke saya wick…krn kamu teman anak saya…yaah…gratis dah..”
Saat itu saya hanya merespon dgn tertawa…ah…masa sech om..?? pdhal dalam hati saya benar2 bingung campur aduk…benar ga seh?? Kok gitu seh??apa iya..??! Dari sekian ramalan beliau…sedikit banyak membuat saya ‘down’ pdhal saya berharap hal tsb bs memotivasi saya…ttg doa ibu dan sodara2 saya yg ‘terputus’ alias g nyampe krn ‘beda jalur’
..ck..ck…I don’t care mom…yg penting aq tahu bunda pastilah memohon yang terbaik untuk semua anak2nya…yup…
Namun yang membuat saya ‘gerah’..penawaran bapak tmn saya yg menyatakan..kalo saya nantinya bisa lebih sukses dan peruntungan cerah serta dpt jdoh terbaik (agar sinyal doa ‘tersambung’ ) saya disuruh ‘pindah jalur’…weleh2…ntar dulu om…
Saat itu saya hanya tersenyum, dan berucap…” terima kasih om..tapi maaf sy tdk bisa..”
Saya mendapat instruksi dari beliau harus menggunakan rok selama setahun non-stop….aarrgggqhhzx…ini tantangan terberat dlm hidup..bagaimana bisa seorang gadis manis seperti saya yg biasa panjat pohon harus menggunakan rok yang sejak lulus smu sdh tidak saya pakai lagi kecuali pakai kebaya ke pura itupun kadang2 …plizzz dehh…Katanya spy saya enteng jodoh…dan menangkal ‘bala’ krn nama saya yg kurang ‘ciamiiik’…begitu katanya….fiuuh…
Jika memang saya diwanti2 harus ‘lebih feminin’…tentu saja akan saya jalani proses itu secara alami…saya termenung jika ingat nasehat adik saya yg dari usia lebih muda namun sangat bijaksana...thanks yan…
Saat ubek2 buku di gramedia…saya membaca sekilas kalimat apik :
‘Jadi diri sendiri’…bukan siapa kau harus menjadi…tapi siapa kau ingin menjadi…
Bukan cara yang mereka inginkan…tapi caramu…
Maka segala sesuatu akan mengurus dirinya sendiri…
Notes from the universe – Pesan inspirasi dari semesta- Mike Dooley )
……………………………………………… #0)……………………>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Bukankah dalam Hindu banyak jalan bisa ditempuh karena tujuan akhir sebenarnya sama…tai ye bro…???
Hanya saja saya tidak habis pikir..hari gini masih saja ada upaya ‘proselitasi’…ck..ck.
Dari sekian sahabat yang saya mintai pendapat…mereka semua menyatakan tidak suka diramal…dan tidak mau mendengar aplagi jika ramalan itu jelek…sahabat yang lain juga menyatakan…tidak percaya banget dgn ramalan dan tidak mau diramal krn hidup semestinya adalah sebuah kejutan…hmm…
Dalam sebuah buku yang berjudul “Ramalan Hidup” (saya lupa penulisnya) “Tujuan ramalan adalah karena manusia merupakan sebuah eksistensi penuh misteri..manusia adalah sebuah unsur yang rumit dan penuh misteri..dalam hidupnya banyak sekali perkara yang tidak diketahui. (Alexis Carrel)
Namun..Jika memang benar ‘gambaran’ itu yg terlihat oleh bapak tmn saya…tidak adakah…peluang saya untuk ‘merubah’ agar menjadi lebih baik…??? Tentu saja ada…Karena saya percaya dgn ‘KARMA’ yg tidak dipahami oleh mereka…semua nasehat yang positif dari beliau tetap saya cerna baik2…namun hal2 lain yg ‘membuat saya kepikiran’ saya abaikan dan menyulut motivasi saya yg sempat ‘down’…saya malah khawatir jika terlalu ‘dipikir’ apa yg disampaikan bapak itu benar2 terjadi…
Tidak ada yang bisa menjamin masa depan seperti apa kalau bukan diri kita sendiri…manusia hanya bisa memprediksi…nantinya hasil akhir ditentukan oleh Yang di Atas…tentu saja dgn menimbang ‘karma’ yg kita lakukan…
So’ jalani proses hidup ini kawan…tentu saja dgn senyuman…semangat2…
Posted by dewiy@na at 10:00 PM 0 comments
Labels: curhat
Friday, December 28, 2007
...tanpa judul... (dan mungkin postingan terakhir)
seperti judul di atas (eh...katanya tanpa judul...) postingan ini adalah postingan terakhir di penghujung tahun 2007...saya ingin menutup thn 2007 ini dengan sedikit melepas uneg2 untuk meringankan rasa sesak di dada ini...berbagai distorsi masalah berkecamuk di benak ini, ketika seorang kakak menyampaikan perasaannya dan bagaimana dia melihat sosok adik bungsunya selama ini.
Saya sedikit shock...hingga tidak terasa air mata berlinang saat situasi yang semula diwarnai canda tawa berubah emosi dan perdebatan serius.
Bermula obrolan ringan hingga saling adu argumentasi ttg sesuatu hal sepele...seingat saya tentang kebiasaan saya akses internet pada pagi hari. Saat itu calon kakak ipar menjadi saksi perdebatan kami yang awalnya diwarnai canda tawa.
Entah siapa yang memulai...perdebatan semakin meruncing...hingga menyeret2 status saya sebagai seorang pengangguran...saat itu saya masih bisa menerima saran dan kritikan dari kakak tertua saya meski saya akui penyampaiannya sedikit kasar krn pada dasarnya dia anak yg humoris...dan saya sadari dia bermaksud baik sekaligus sebagai ungkapan sayang thadap adiknya. Hingga...situasi berkembang dan dia menyinggung ranah keyakinan saya...dan terus terang saat itu saya benar2 merasa tersinggung...hikz...detil kata2 yg terlontar dan mengendap di kepala ini saat ia berkata, ” dari 4 bersaudara kamu yang paling beda“. Saat saya tanya definisi ”beda“, dia malah berkata, ”kamu sendiri yang lebih tahu, kamu pembangkang, kamu termasuk orang yang munafik...skrng kamu ambil dupa...bakar...dan renungkan apa yang mas bilang...renungkan apa yang sudah kamu lakukan 2 thn ini...dahulukan kepentinganmu daripada kepentingan orang lain...apa seh yang kamu dapat???! Apa menghasilkan duit..??!
Saya benar2 terpaku...saya tidak menyangka...rentetan kalimat seperti itu keluar dari bibir kakak tertua yg paling saya segani dan hormati. Saat itu dengan lirih saya Cuma menjawab (karena dada ini langsung terasa sesak menahan emosi), ”kok mas menghakimi aku ky gitu...ttg kerjaan kan rejeki dari atas...???!“ Ingin sekali saat itu saya berkata banyak...tapi berhubung tenggorokan ini serasa menelan biji kedondong...saya hanya bisa berucap, ” thanks ya mas.."
Arrrgggqhhx....tidak percaya rasanya mendengar secara langsung kalimat yang keluar dari mulut kakak kandung seperti itu. Ternyata benar orang2 bilang...kata2 jauh lebih tajam daripada sebilah pisau...Saya yakin niatnya baik mensupport saya agar lebih giat mengirim CV lamaran, tapi terus terang saya shock ketika dia berani menyinggung ranah keyakinan saya...saya mau sembahyang atau tidak kan bukan urusan dia...lagipula dia katakan saya munafik...dasarnya apa???...fiuuhh... (sorry2...lg emosi neh...)
Kalo mau jujur...sudah dari dulu kalo saya mau, saya tinggalkan kampung halaman (jember, red)...kalo saya benar2 anak yang egois dan pembangkang, saya tidak akan peduli dengan hal2 lain selain cepat dapat kerjaan dan merintis karir agar bisa lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada orang tua. Saya benar2 berharap bisa menjalani hidup seperti itu...
Saat masih bekerja di salah satu operator seluler, awalnya saya berharap bisa survive meski awalnya batin ini berontak...kok mau seh kerja kaya gini...dan setelah mengetahui sistem manajemen yang tidak bisa diharapkan...klimaksnya ketika pada bulan juni silam sebuah insiden merenggut nyawa salah satu rekan kerja sepulang meeting...akhirnya saya memutuskan keluar juga, sebenarnya kenapa saya bisa bertahan hampir 9 bln disana, karena saya mencoba bersabar mendapatkan pekerjaan yang lebih baik sambil menjaga bunda semata wayang dirumah. Masih teringat saran dari seorang sahabat karib, ”percuma wick punya penghasilan banyak tapi gak bisa membahagiakan ortu“, dan di waktu yang lain saat benar2 suntuk menghadapi situasi yang kacau dirmh, saya menerima juga sms seorang sahabat yang lain, dia berkata ” kalo menurutku mandiri & maju itu bukan dari dmana kita tinggal, tapi gmana pola pikir kita menghadapi masalah...memang merantau bikin mandiri, tapi kalo kita gak siap bisa2 pengen pulang terus...“.
Dua saran itu yang kemudian membuat saya memutuskan menolak tawaran seorang kawan di Bali, dia menawari saya menggantikan posisinya sebagai admin di kantor advokat tempat ia bekerja. Sungguh dilematis memang...saya tahu hidup penuh pilihan...dan saya masih terus berharap...suatu saat Tuhan memberikan yang terbaik di perjalanan hidup ini. Astungkara...
Saya jadi teringat thn 2002 saat tirta yatra ke jolotundo bersama kawan2, saat itu saya diramal ttg akan menjadi seorang ”manager“ di perkumpulan, ttg kerjaan, dan ttg jodoh (hehehe...kalo yg terakhir ini yg belum pas ) saat itu bapak itu jg berkata, ” dari saudara2mu...hanya kamu yang paling dekat dgn orang tua“. Mungkin kini ramalan itu terbukti...3 saudara mengadu nasib jauh dari kampung halaman...dan saya sbagai anak bungsu...mau tidak mau...mesti ikhlas menjaga orang tua semata wayang dgn sedikit mengorbankan ego pribadi. Dan saya meyakini, ini adalah bagian dari swadharma seorang anak kepada orang tua. Saya ikhlas..benar2 ikhlas...meski saat akan ujian cpns di luar kota harus menerima pertanyaan plos dr sang kakak kedua, "ntar mom sama sapa dik..??“, saya hanya menjawab lirih saat itu, ” masa aq harus ngajak mom ikut tes mas..“.
Sehingga ketika saya mendengar kata2 dari kakak saya itu...saya ingin sekali protes, sebenarnya siapa yang paling egois diantara kami bersaudara...?? apa saya tidak berhak memiliki kehidupan jg??? whatever lah... mungkin saya harus lebih bersabar...seperti nasehat seorang kakak angkat di dunia maya....ini adalah jalan karma...so’ tetap semangat dan terus berkarya yg terbaik. Saya tidak akan pernah berhenti berharap...semoga mendapatkan pekerjaan yang terbaik dan semoga selalu dekat dengan keluarga dan memberikan yg terbaik pula...astungkara Hyang Widdhi Wasa.
”Happy New YeaR 2008“
Posted by dewiy@na at 3:20 AM 2 comments
Labels: curhat
NoT yET,SiR...
Hikz..kalo ingat lagi...ada saja pengalaman yg memalukan...saat perjalanan menuju kota malang, adik2 sudah berangkat lebih awal agar bisa membantu persiapan kawan2 panitia diklat jurnalistik.
Saat itu saya saya br bs berangkat malam krn siangnya masih ada gawe drumah...dan kami hanya berangkat berdua...tiba di terminal probolinggo kami harus berganti bus krn bus awal yg kami tumpangi jurusan surabaya. Mungkin karena hawa yg cukup dingin (saat itu waktu menunjukkan pukul. 21.30 wib ), kami memutuskan mampir sebentar di warung area terminal. Semangkuk soto dan segelas teh hangat menemani kami beristirahat sejenak sambil menikmati suasana malam terminal.
Setengah jam kemudian kami melanjutkan perjalanan. Bus jurusan malang yang kami tumpangi beranjak meninggalkan kandang. Mungkin karena kondisi tubuh yang beberapa hari kurang fit (badan sdkit masuk angin), sekitar setengah jam dari terminal probolinggo...perut terasa mulas...sungguh tidak nyaman...sempat terpikir mungkin karena soto yang barusan saya makan...semakin lama perut tidak bisa diajak kompromi...keringat dingin dan rasa sakit yang semakin menjadi membuat saya terpaksa membangunkan adik disebelah saya yg terlelap (atau karena sedikit mabuk darat?? ) minyak telon tidak membantu apa2...perut semakin perih...saat melewati sebuah pom bensin...saya bimbang sekali...bagaimana dgn penumpang lainnya...berbagai pikiran berkecamuk, bagaimana reaksi supir jika harus menunggu seorang penumpang anak kecil seperti saya. Karena sudah tidak bisa menahan lagi...saya beranikan bicara dgn pak supir...“ maaf pak, minta tolong kalo di depan ada pom bensin, saya mau ke toilet sebentar...“ (huwwaaaa...rasanya malu sekali...) beruntung, pak supir termasuk baik hati orangnya....i love u sir...bahkan dia menyuruh kernet’nya untuk menemani saya ke toilet di sebuah pom bensin...ck...ck...mungkin khawatir saya diculik orang ya?? (ternyata hari gini masih banyak orang yg baik euy...)
Meski berusaha secepat mungkin ” menyelesaikan urusan“, ternyata bukan soto yg semula saya tuduh penyebab sakit perut melainkan perubahan suhu yg ekstrim akibat terisi makanan menyebabkan perut menjadi kembung...so’ udara yg keluar lumayan meringankan penderitaan saya..hwehhehehe....
Suara klakson bus dan teriakan pak kernet..“sudah mbak...“ masih terngiang di benak ini jika kembali mengingat2 peristiwa kmrin...beruntung penumpang di bus kebanyakan sudah tertidur...jadi tidak ada yg protes harus menunggu lama seorang penumpang menyusahkan seperti saya...fiuuhh....
Saat tiba di terminal arjosari...saya ucapkan terimakasih sekali lagi pada pak supir...dengan tertawa geli beliau malah bercanda, ”mungkin kebanyakan makan itu mbak..“ hhehehe...saya hanya tertawa mendengarnya...poko’e i love u pak...
Saya saya ceritakan pengalaman tsb kepada kawan2 malang yg menjemput...mereka tertawa keras...hikz...sungguh pengalaman yg memalukan...ada2 saja...
Posted by dewiy@na at 3:17 AM 0 comments
Labels: curhat
Wednesday, December 19, 2007
Keyakinan menciptakan Kebebasan anda…
Anda memiliki kekuatan absolute untuk mengarahkan hidup melalui pikiran dan keputusan anda. Namun beberapa wanita membiarkan hidupnya diarahkan melalui keputusan orang lain, dalam hal ini mereka tak berdaya mempengaruhi nasib mereka sendiri. Itu pilihan anda….menjadi pemberdaya atau menjadi tak berdaya...
Anda akan menciptakan kebebasan anda sendiri dgn meyakini kemampuan dalam mengendalikan hidup. Berdayakan diri sendiri dengan meyakini kemampuan dalam mengendalikan hidup. Berdayakan diri dgn merebut kendali dan menjalani hidup dengan cara yang anda inginkan, bukan dengan cara yg orang lain inginkan bagi anda. Saya tidak menganjurkan anda untuk tidak mendengar nasehat orang lain, tapi bahwa anda yang bertanggung jawab penuh atas diri ANDA.
Apakah anda ingin bebas di dunia ini? Bebas dari kecemasan dan stress? Bebas dari rasa bersalah dan takut?bebas dari semburan kecaman? Bebas dari pekerjaan yang membosankan sehari-hari?bebas dari kehidupan yang menjemukan dan yang biasa-biasa saja..??!
Katakan, “ya”…
Maka anda dapat bebas. Lepaskan belenggu pikiran anda dan jadilah diri sendiri. Jangan mempermainkan diri sendiri lagi, sekarang adalah saatnya bagi anda untuk berdiri tegak, dan mengambil kendali pribadi hidup anda. Hal ini dimulai dengan mengendalikan apa yang anda masukkan dalam pikiran dan apa yang anda pikirkan tentang saat-saat sepanjang dan setiap hari. Semua pemikiran positif yang masuk ke dalam pikiran bernilai bagi anda dengan banyak cara. Kekuatan pikiran, kesehatan, kepuasan karier, kegembiraan yang anda bawa saat berhubungan dengan orang lain, kesuksesan dari usaha keras anda, limpahan cinta dan penghargaan dari keluarga anda…semuanya tergantung pikiran anda.
Kondisi pikiran yang emosional tidak terjadi begitu saja. Anda tidak menangkap sikap atau perasaan…seperti bahagia atau sedih, atau optimis, atau depresi— anda menciptakan semua itu. Anda menciptakan hidup dengan pikiran anda. Setiap pikiran yang anda pertimbangkan merupakan kekuatan yang keluar, dan setiap kekuatan itu akan kembali bersama kekuatan lain yang sejenisnya dengannya. Anda akan menjadi seperti apa yang anda pikirkan. Pikiran percaya diri secara bertahap akan membangun kepercayaan diri yang lebih besar, membangun kekuatan dari dalam diri, dan menariknya dari luar. Pikiran percaya diri yang terfokus akan menciptakan rasa keyakinan diri yang bahkan lebih kokoh dan kuat. Demikian pula pikiran bahagia akan menghasilkan cara pandang lebih positif pada berbagai keadaan. Pikiran yang terkonsentrasi pada kegembiraan dan keceriaan akan menciptakan perubahan hidup penuh dengan humor dan tawa di sekitar anda.
Kenali diri anda. Socrates menempelkan kata2 ini di dinding kelasnya 25 abad yang lalu. Jangan serahkan keunikan dan kepribadian anda pada orang lain…berdiri tegak dan jadilah diri sendiri. Kebebasan akan datang saat anda mengekspresikan pribadi anda secara jujur dan terbuka.
Posted by dewiy@na at 2:10 AM 1 comments
Labels: Inspirasi
Penguasa nasib atau korban keadaan..??!
Dua wanita terperangkap dalam hujan yang sangat lebat. Hujannya begitu lebat! Mereka berdua benar2 basah kuyup.
Wanita pertama, korban keadaan, menggambarkannya sebagai ‘hujan lebat yang mengerikan’ dan merasa takut. Ada dua pilihan baginya : tertawa dan menangis
Ia memilih untuk menangis. Ia memikirkan tubuh yang sakit, baju yg rusak, dan hidupnya yg hancur. Ia merasa lemah, kedinginan, dan rapuh. Kemudian dia terkena flu, jatuh sakit dan menyalahkan ‘ udara yg benar-benar mengerikan’ atas kemalangannya. Kemudian, ia bahkan tidak mau lagi keluar di musim hujan dan ia mulai kehilangan hidup yang seutuhnya.
Wanita kedua, Penguasa Nasib, menggambarkannya sebagai “hujan lebat yang menakjubkan” dan menikmatinya. Baginya, ini merupakan pengalaman baru. Ia mempunyai pilihan dua pilihan yang sama pula, menangis atau tertawa. Dan ia memutuskan untuk tertawa. Wanita ini basah kuyup, tapi ia memandangnya hanya sebagai ketidaknyamanan. Ia benar2 bernyanyi di bawah kucuran air hujan. Ia merasa kuat, sehat , dan bisa mengendalikan keadaan. Ia berdaya! Lalu ia pulang ke rumah, menghangatkan diri, mengeringkan diri, dan tetap sehat. Kemudian ia ingat untuk selalu membawa payung di musim hujan, dan melanjutkan hidupnya secara utuh, menyadari bahwa ia adalah orang yang bisa mengendalikan lingkungannya.
Wanita kedua tidak memberi perhatian yang berlebih pada hujan lebat. Ia mengendalikan keadaannya. Ia menyelaraskan dirinya dengan keadaan itu, membuat dirinya positif menghadapi keadaan itu, alih2 merasakan ketidaknyamanan yang besar, ia benar2 menikmati pengalamanannya.
Anda juga memiliki pilihan…setiap hari dalam hidup anda. Anda dapat memutuskan untuk menangisi suatu kejadian atau melihat sisi baik kehidupan dan memutuskan untuk tertawa…semuanya terserah anda…
Apapun yang terjadi adalah tanggung jawab anda. Tertawalah keras saat suatu peristiwa terjadi dan dapatkan kembali kendali hidup anda sampai tingkat yang jauh lebih tinggi. Mulailah melihat hidup dengan kaca mata yang baru. Lihatlah impian hidup anda akan menuntun anda dan mengambil tanggung jawab untuk mewujudkannya bagi and
plagiat dr The Women of Power
Posted by dewiy@na at 2:02 AM 0 comments
Labels: Inspirasi
pesan untuk para sahabat
Jangan berjalan di depanku…aku tak’kan mengikutimu…
Jangan berjalan di belakangku..aku tak’kan menunjukkan jalanmu…
Berjalanlah disisiku…dan jadilah sahabatku…
If one day..
If one day you feel like crying
Call me…
I’m not sure that I can make you laugh
But I will cry with you…
If one day you want to run
Call me…
I’m not sure that I can make you stop
But I will run with you…
If one day you don’t want to hear anything
Call me…
I promise I will be very quite…
But If one day you Call me…
And there’s no answer…
Come fast to me…
Perhaps I need you…
By. Someone
Posted by dewiy@na at 1:52 AM 0 comments
Labels: for you pren..
Thursday, December 06, 2007
…hikz…tetap aja tertipu….
Memang benar orang2 tua bilang…pengalaman hidup sungguh berharga…paling tidak jika kita bisa mengambil hikmah dari setiap peristiwa dalam kehidupan ini. Saya ingin sharring di blog ini…disamping pelampiasan uneg2 ketika suasana hati ‘masih dongkol’,…meski kepala telah sedikit ‘dingin’….namun saya harus bersyukur…sungguh2 harus bersyukur…nyaris menjadi korban penipuan…meski sama sekali tidak ada kerugian materiil…dan hanya menjadi korban perasaan serta ego saya sedikit terluka…cieee…fiuuhh…mudah2an kawan2 bisa juga mengambil pelajaran dari pengalaman saya yg ‘memalukan’ ini ketika ‘nyaris’ menjadi korban penipuan dgn modus undian berhadiah yg g jelas.
Ternyata…meski kadang kita telah merasa cukup berpikir rasional…merasa cukup memiliki kewaspadaan agar tidak mudah percaya thd modus2 penipuan yg marak beredar di masyarakat…ternyata sungguh berbeda sekali jika kita mengalaminya langsung ketimbang membaca atau mendapat informasi dr media massa. Apalagi jika kita berusaha mengabaikan suara batin yg lebih dahulu berteriak, “…jangan langsung percaya wick..!! “
Baru kemarin sore..ketika bunda pulang dr kantor dan trgopoh2 dgn membawa kabar bahwa telah ditelp seseorang dr pihak ‘operator seluler’ yg mengatakan telah memenangkan undian akhir tahun sebesar 10 jeti…ck..ck…bisa buat modal kawin itu…tai ye bro…??! ^_^
Saat itu di benak saya Cuma,”…waahh…mungkin penipuan itu mom…”. Ketika saya cek nomornya kode area Jakarta…saya juga jelaskan pada bunda, seharusnya ‘pengumuman sprti itu langsung dgn surat resmi dr pihak terkait, bukan melalui via telp. Namun Karena gak tega melihat ekspresi bunda, saya mencoba konfirmasi kpd nmr bersangkutan, dgn kata2 yg meyakinkan dia berusaha mengatakan bahwa benar dia dr pihak ‘operator’. Dia mengatakan jg bahwa jam 22.30 akan disiarkan di acara TV oleh tukul, serah terima sec langsung proses ‘transfer hadiah’. (….huwaaa…dia bawa2 nama tukul lg…ck..ck…:’(
Saat itu saya masih belum ‘100 %percaya’, pergulatan batin ini semakin menjadi saat berbicara via telp dgn’nya. Benarkah…’gendam’ seperti yg orang2 bilang bisa dilakukan jarak jauh…saat itu batin di benak saya mencoba menyangkal hal2 sprti itu....aarrgghhh… saya g percaya hal2 klenik sprti itu….
Ewick : maaf ya pak…bagaimana saya bisa yakin bahwa anda benar2 dr pihak “operator” bukan penipu..??,
Tukang kibul : benar mbak..kami dr pihak ‘operator’ silakan hub. Customer service kami..021-30596115… tmn2 di jakarta...tolong teror mereka...untuk membalaskan dendam saya..hehehe....just kidin' bro...^_^
Setelah saya hubungi nmr yg diberikan tsb…Saat itu, rasio saya masih sedkit berbicara…jgn dulu percaya wick…bs aja itu nomor tmn’nya yg sekongkol, namun bodohnya saya...saya tidak mengecek langsung ke nmr call center operator sebnarnya dan mengabaikan pikiran2 rasional itu…hikz…pdahal dulu saya ‘bekas antek’ operator itu…I’m really-really stupid person…
…dgn kata2nya yg halus dan begitu meyakinkan…saya terbius untuk segera mengecek saldo ATM…apalagi saat orang itu terus menghub hp bunda…dan meyakinkan agar telp jgn ditutup krn akan dipandu sec. online dr pusat hingga ke mesin ATM.. (saat itu saya pikir..whatever lah…la wong kita g buang pulsa:)
Ternyata demikian mudahnya menggiring orang untuk dtng ke mesin ATM…fiuuhh…ck..ck…
Namun…Tuhan telah membuat scenario ‘unik’, saat itu krn kartu ATM ketinggalan…saya kembali lg ke rmh dgn hp masih posisi ‘terhubung’ dgn orang itu….namun krn kartu ATM saya tdk ketemu..kmdian ide pinjam ATM tmn terbersit di benak saya…saya lantas ke kost seorang adik…kalo ingat saya jd ga’ tega hrs membangunkan dia…sorry yan…really2 sorry…
Ketika telah berada di dalam ATM, dgn didampingi kawan baik saya itu, saya kmdian menuruti panduan dr orang itu….ketika saya katakan saldo hanya sekian…dia bilang setelah konfirm ke bank Mandiri ternyata ada gangguan sehingga uang tidak bs ditransfer, hrs gunakan ATM bank yg lain.….saya kemudian cr ATM BCA (pinjam lg milik teman)…ketika telah dapat, kami kemudian dipandu lg didlm mesin ATM…arrrrggghjx...dia memandu untuk melakukan transfer pulsa ke nmr hp seseorang…saat saya memancing Tanya knapa proses itu yg dilakukan…dia bilang itu nmr register agar dana bs ditransfer, namun krn saldo ATM saat itu jg gak sampai 50rb dan saya tahu dana tdk bs diambil untuk transfer pulsa….saat itu saya dan kawan saya sudah benar2 curiga….apalagi saat slip ATM disuruh dirobek...ini benar2 gak beres….(tp tetap tidak saya robek)
Kemudian saya kembali pada bunda yg menunggu dr jam 17.10 di mesin ATM awal sambil berbincang ditemani pak satpam yg ternyata adik teman bunda di kantor, saat itu waktu telah menunjukkan pukul 18.20 lebih….dan selama itu orang tersebut masih terhubung dgn saya….saya hrs berbisik agar dia tidak mendengar saya berdiskusi dgn bunda dan kawan saya ttg kejanggalan2 ini…
Saat itu, ide terbersit di benak saya untuk kembali mengikuti ‘permainan’ dan ‘ balas ngerjai’ orang itu, dgn didampingi pak satpam yg baik hati, kami ke ATM bank lainnya (yg kebetulan bersebelahan dgn ATM rek saya yg sudah terlanjur saya bocorkan identitasnya…F#$K.. )
Dgn menggunakan ATM pak satpam yg hanya bersaldo 100rb, namun saya katakan pada orang itu 20 jt sekian, dgn pura2 mengikuti kata2nya…kemudian dia langsung memandu saya untuk melakukan transfer ke rek lain…tidak lagi transfer pulsa……ck..ck…akhirnya saya benar2 yakin saat itu…aarrrggghxx….dasar orang gilaaa…(.upps…sorry2…benar2 emosi neh…
Saat itu saya bilang mesin ATM sedang bermasalah…Karena hp masih terhubung, dan saya juga benar2 sudah capek berurusan dgn orang gila, saya bilang ada gangguan sinyal dan saya putuskan hubungan…namun dia kembali menghub saya….akhirnya saya bicara blak-blak’an dan berniat mengakhiri permainan…
Ewick : sudah deh pak…bapak gbs lg menipu saya…karena saldo di ATM saya sedikit, bapak bingung kan??? kalo bpk benar2 dr ‘telkomsel’, sebutkan nmr KTP dan alamat bpk…
Tukang kibul : ya ampun mbak…benar saya tdk bohong…alamat saya zxxcvdffrthg…dia mengatakan dgn artikulasi yg g jelas…(terdengar orang tertawa sayup2 di belakang)
Ewick : pak…saya tahu bapak pinter, tp percuma kalo punya hati busuk.. saya yakin rumah sakit jiwa masih cukup buat menampung bapak dan tmn2 bpk kok…(mengatakan dgn penuh emosi)
Tukang kibul : ya ampun mbak…tenang2..sabar mbak..jgn emosi…bicara pelan2 ya…mbak kan masih muda jd hrs sabar…tarik nafas…tangan ke atas…sudah tenang mbak…??! Ya saya doakan mbak jg selalu sehat ya…(justru kata2 dia memancing saya tambah emosi neh…sH!!T…)
Ewick : saya sehat pak…bapak itu yg sakit jiwa…!!!
Ewick :….fiiuhh…oke pak…saya sdh tenang..sekarang dnger baek2 telinga bapak ya…saya akan laporkan ke telkomsel agar memblokir nomor bpk ini…dan tunggu saja..besok pagi akan ada polisi di depan pintu rumah bapak… tunggu saja ya pak..!!! (benernya seh saya cm ngancam aja
Tukang kibul : jgn macam2 mbak…saya bisa kacaukan nomor hp mbak… (…dasar hacker gila…dia balik ngancam lg…hihihi…kepancing jg bro..??? )
Ewick : silahkan saja pak…saya bisa kok ganti nmor lain…sudah deh saya capek ngeladeni orang gila ky bapak…( kata2 saya tutup dgn manis mengunakan umpatan kasar arek ‘suroboyoan’…upps…^_^ )
Kekhawatiran saya, karena sdh memberikan nmor rek saya dan rek mandiri milik kawan saya itu, untuk memastikan saya telp call center bank mandiri dan menjelaskan sedikit kronologis penipuan, saya sedikit lega krn petugas menjelaskan bahwa, hanya dgn nomor rekening saja tidak menjadi masalah…karena transaksi hanya bs melalui ATM atau langsung ke bank masing2…justru yg riskan ketika para korban seperti saya digiring ke mesin ATM dan melakukan transaksi mengikuti kemauan ‘si penipu’
,,,thanks GOD…benar2 pengalaman yg sungguh berharga….
Posted by dewiy@na at 4:01 PM 3 comments
Labels: curhat
Thursday, November 29, 2007
Aliran Kepercayaan yg dibekukan krn dianggap sesat…masih adakah kebebasan beribadat…???
Setelah beberapa minggu melakukan serangkaian penggalian data dan pengkajian akhirnya Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) Kabupaten Indramayu secara resmi membekukan aliran kepercayaan Suku Dayak Hindu Budha Bumi Segandu yang berada di Losarang, Kabupaten Indramayu.
Pembekuan komunitas aliran kepercayaan pimpinan Takmad Diningrat ini didukung oleh fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu yang beberapa waktu lalu menegaskan bahwa aliran kepercayaan tersebut sesat.
Dari media massa tsb, membuat kita sedikit ‘shock’ apalagi saat mengetahui ternyata ada sebuah aliran kepercayaan yang memakai nama “hindu” di labelnya. Pasti kita bertanya2…apakah aliran ini sama dengan ‘Dayak Hindu kaharingan’ yang telah kita kenal…??? Yang hingga kini masih ada beberapa pihak yang ingin melepas status keHinduan mereka.
Informasi yg berkembang, para penganut aliran kepercayaan tsb (Suku Dayak Hindu Budha Bumi Segandu, red), setelah dicek tidak berlabel agama satupun di KTP’nya alias penganut kepercayaan…lantas…apakah yg mendasari PAKEM Kab. Indramayu mengambil keputusan yg terkesan sepihak tsb, hanya krn fatwa MUI yg menjustifikasi bahwa aliran tsb sesat…
Pasal 29 ayat (2) UUD 1945 ; “ Negara menjamin kemerdekaan tiap2 penduduk untuk memeluk agamanya masing2 dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu “.
Adakah yang salah dengan memahami bunyi pasal tsb diatas…lantas apa sebenarnya maksud PAKEM…?? Karena selama ini definisi ‘kepercayaan’ berada diluar konteks pemahaman ‘tradisi agama’ yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Selama ini pun tidak ada batasan2 yg jelas ttg ‘kepercayaan’ itu sendiri. Berdasarkan pemahaman saya yg terbatas…mohon maaf jika ada yg tidak berkenan…sepanjang tidak bertentangan dgn pasal 29 ayat (1) yaitu percaya thd TUhan YME, maka aliran kepercayaan tsb sah-sah saja berkembang.
Yang saya heran, unsur2 dari PAKEM kenapa tidak ada satupun personel umat yg berlabel…maaf…agama Hindu, atau Budha…mengapa hanya mendasarkan pada fatwa salah satu majelis keumatan yg kita jelas2 tahu sangat tidak mentolerir adanya ‘penyimpangan’ dari ajaran Agamanya…
Melihat fenomena sosial itu, timbul ‘pikiran kotor’ di benak saya, dari pengalaman yg ada…aliran2 yg telah divonis sesat kemudian ‘kembali ke jalan yg lurus’ dgn mengucap sumpah disaksikan masyarakat lainnya…inikah yg diharapkan ‘mereka’ untuk mengajak pengikut aliran kepercayaan ( Suku Dayak Hindu Budha Bumi Segandu, red) agar kembali ke ‘jalan yg lurus’….who knows….istilah konversi tidak bisa kita gunakan karena sejak awal mereka tidak mengaku beragama….Om ano Badrah Kratawoyantu Wiswatah….semoga pikiran yg baik datang dari segala arah….
Meski pasal 29 UUD 1945 menjelaskan bahwa Negara memberikan jaminan kemerdekaan beragama…namun hingga kini definisi jaminan yang ada masihlah kabur..karena Hak asasi manusia yg paling mendasar yaitu salah satunya Beragama dan memiliki keyakinan merupakan ranah privat yang sama sekali bukan menjadi urusan Negara…idealnya demikian….namun individu2 yg kemudian menamakan dirinya pemerintah…berusaha membuat aturan yg ‘pakem’ tentang penerapan yang ‘baik’ ttg beragama itu sendiri.
Contoh lainnya, hingga kini masih terjadi pembatasan beribadah di Negara tercinta ini dgn dilarangnya pembangunan Pura di lombok oleh pemerintah…sehingga menimbulkan konflik di masyarakat yg berbeda keyakinan. Penafsiran seseorang akan ajaran agama yg dianutnya tidak bisa kemudian dipaksakan ‘harus sama’ diterapkan oleh orang lain. Sejarah mencatat…adanya perang salib menimbulkan jatuhnya korban jiwa yg tidak sedikit di antara dua pihak yang bertikai yang berjuang mengatasnamakan agama. ..sejarah juga mencatat…fanatisme sempit akan agama yang dianut selalu berdampak merugikan orang lain, hal ini yang melatarbelakangi amrozi,dkk kemudian ‘nekat’ menjadi dalang Bom Bali, semuanya krn cita2 jihad yang ngawur.
Adakah aturan hukum di Negara ini yang memberikan sanksi jika ada warganya tidak menunaikan ibadahnya secara ‘total’ misal sholat 5 waktu, atau Tri Sandhya sebanyak 3x sehari… jika ada yg bisa menunjukkan saya akan bersujud kepada anda…^_^
Tidak bisa norma agama dicampur-adukkan dgn berbagai kepentingan yang ada di masyarakat…yang ada sekarang…maraknya beberapa komunitas masyarakat yang hoby bertindak main hakim sendiri dgn kekerasan..merusak, menghancurkan, melarang, menginjak-injak dan mengkebiri keyakinan komunitas masyarakat lainnya…semuanya atas nama ‘agama’. Kasihan sekali jika kemudian agama menjadi ‘kambing hitam’ atas banyaknya gesekan2 dan konflik di masyarakat. Sungguh suatu sikap ‘hipokrit’ yang sangat ‘akut’ yang menjadi penyakit masyarakat.
Jika kemudian ada yang mengatakan suatu pembenaran ‘itu adalah sanksi moral’ yang harus diterima oleh ‘orang2 bandel’ yg menyimpang dari ajaran agama yang ada…lantas pertanyaan saya adalah…’moral yg bagaimana yang seharusnya dimiliki bangsa Indonesia, jika dgn mengatasnamakan agama…kita kemudian bertindak premanisme, menjadi seorang teroris yg ahli merakit bom bunuh diri, melakukan pembunuhan massal, melakukan pemerkosaan akan hak2 yg menjadi esensi dasar seorang manusia, jika itu definisi moral yang baik…maka apakah seharusnya saya lebih baik memilih tidak beragama dan menganut kepercayaan saja…???!! jika itu bisa membuat dunia ini menjadi lebih damai dan tenteram.
with love,
Posted by dewiy@na at 4:42 PM 1 comments
Labels: My Opinion
Thursday, November 22, 2007
Sifat Kemenangan
Menjalani satu kehidupan anda secara penuh lewat pengembangan pribadi berarti mengekspresikan kualitas kemenangan yang mensimbolkan kesuksesan. Berikut adalah tiga sifat kemenangan yang mewujudkan wanita sukses :
# Inisiatif
yaitu sifat kemenangan yang paling menonjol, merupakan perusahaan berjalan. Ini bererti ‘melakukan’ apa yang harus dilakukan tanpa diperintah. Wanita yang memiliki inisiatif tidak menunggu segala sesuatu terjadi, mereka membuatnya terwujud.
“Hal2 yang mungkin menghampiri orang yang menunggu. Namun itu hanyalah hal-hal yang ditinggalkan oleh orang yang bekerja dengan berapi-api”. – (Abraham Lincoln)
Belajar untuk bertindak tangkas atas inisiatif anda. Saat untuk mulai melatih inisiatif pribadi anda adalah saat anda memutuskan dengan tegas arah hidup anda. Mulailah membuat rencana-tindakan. Kobarkan hasrat anda dengan citra kesuksesan diri. Nyalakan api hasrat anda begitu tinggi hingga hasrat anda benar-benar membakar kemalasan, sehingga anda tidak dapat duduk kembali dan bermalas-malasan.
# Integritas
merupakan salah satu kualitas besar yang akan menjangkau lebih dalam karakter tentang siapa dia dan apa yang ia pertahankan dari semua sifat kepribadiannya.
“ Jadikan diri anda wanita jujur, maka anda pasti akan merasa bahwa ada satu bajingan berkurang di dunia”. – (Carlyle)
Integritas yang anda tunjukkan akan secara permanent tertulis dalam setiap kata yang terucap dan setiap tugas yang dilaksanakan. Integritas, karakter, reputasi, dan rasa hormat, semuanya berkaitan dan bertaut dalam perjalanan menuju kesuksesan.
# Karakter
Karakter spesial seorang wanita adalah apa yang membuat mereka bangkit menuju pencapaian fungsi atau apa yang membuat mereka jatuh ke pinggir. Kekuatan moralnya, reputasi baiknya, dan integritasnya, semuanya membentuk ia menjadi wanita yang dia inginkan. Sukses atau tidak, karakternyalah yang menentukan imbalannya.
“ reputasi adalah apa yang pria dan wanita pikirkan tentang kita. Karakter adalah apa yang Tuhan dan malaikat ketahui tentang kita”. – ( Thomas Paine )
Wanita yang tidak dapat bertahan pada sesuatu akan jatuh sia-sia. Hal ini digambarkan dengan baik sekali oleh John Wooden : “ Lebih perhatianlah pada karakter anda daripada reputasi anda. Karena karakter adalah diri anda yang sesungguhnya, sedangkan reputasi hanyalah apa yang orang lain pikirkan tentang anda”.
(The Women of Power - James Lee Valentine )
Posted by dewiy@na at 4:08 PM 0 comments
Labels: Inspirasi
“apakah prostitusi merupakan tindakan kriminal…???”
Jember-Surabaya, nOvember 2007
“apakah prostitusi merupakan tindakan kriminal…???”
Jika terus mengingat moment saat itu, entah kenapa hati ini geli dan ingin selalu tertawa. Saya sangat menyadari kalau sejak lahir saya diberi anugerah oleh TUhan sifat ’badung’ dan terkadang terlampau usil. …hihihi…narsis abisss….Ide2 ‘ngerjain’ teman yang secara spontan keluar begitu saja…kadang2 memang saya rasakan sedikit keterlaluan…sorry pren…
Saat itu pukul 11 malam saya dan 4 orang adik yg semuanya perempuan ( kita sperti spice girls saat berjalan berdampingan) tiba di terminal Bungurasih Surabaya. Seorang kawan telah berbaik hati menjemput kami dengan angkot yang sudah menunggu kedatangan kami hingga 1 jam lebih. Saat menuju ke angkot yang berjarak kurang lebih 100 meter dari pintu masuk terminal..kami harus berjalan dan melewati sebuah hotel kelas melati yang berada di area terminal. Terlihat beberapa orang pria dan wanita berdiri di depan pintu hotel. Saat itu terlintas ide spontan untuk memberikan shock terapy buat kawan sby yg baik itu…
Saat melintasi orang2 itu yang sepertinya calo2 hotel dan mungkin orang2 yang menginap di hotel itu…who knows….Dengan cuek dan lantang saya bertanya : “ ndu….kamu mau bawa kita ke hotel mana…????! ”
Otomatis…kata2 saya yang lumayan nyaring itu membuat ‘bapak2’ di depan hotel itu langsung ‘histeris’ dan melontarkan teriakan2 usil “….sini aja mbak…murah sewanya…” kikikikikik…..
Saya baru sadar…guyonan saya itu tidak hanya berimbas ke teman sby itu tapi juga adik2 saya sendiri…merreka langsung protes; “…huwaaaaa…mbak dewi kok malu-maluin kita seh….hiiie…denger mbak dewi mereka langsung mupeng loh mbak…” (uppps…sorry…^_^ )
Teman sby itu yg dasarnya juga anaknya cuek dan humoris, membalas guyonan saya dgn merespon kata2 bapak2 itu dgn lantang, “ gak usah pak…nggawe kloso ae’ iso kok..” (dia langsung berteriak protes ke saya, “…mulutmu bu…!!!??” kekekeke ^_^ …uupss… )
Saya yang saat itu langsung tertawa terpingkal2…dan tidak kuat melihat ekspresi ‘tengsin’ teman2 yang lain…jadi sedkit merasa bersalah sesudahnya (meskipun…tidak ada rasa penyesalan sama sekali…loh???hehehe…) paling tidak shock terapy saya dapat dibilang sukses walau berimbas pada adik2 saya sendiri….( maafkan mbakmu yg usil ini ya sayang…:)
………………………………………………… . .. . ……………………………………………….
Sebenarnya, stigma negatif pada orang2 yang dekat dengan dunia malam…dan juga lingkungan prostitusi tidak lantas membuat kita menutup mata akan keberadaan mereka…sebatas pemikiran saya begini…
Mereka telah memilih jalan hidup yang mereka sendiri telah mengetahui konsekuensinya….sedangkan kita harusnya bersyukur…masih menjadi ‘orang baik2’, bersyukur masih dpat menjalani hidup yang ‘berkecukupan’ dan ‘lebih baik’. Baik-buruk ukurannya relatif…tergantung kita memandang dari sudut yang mana.
Jika sejak dahulu, telah terbentuk opini masyarakat yaitu pro dan kontra akan keberadaan lokalisasi…saya akan berada di pihak ‘pro’. Sekali lagi saya tegaskan saya setuju jika lokalisasi dibiarkan ada…bukan karena saya sok aktifis pembela HAM, namun selama pemerintah belum memiki solusi konkrit untuk menangani para PSK, daripada meraka dikejar2 trantib setiap malam karena beroperasi di pinggir2 jalan…ditangkap dan ditampung sementara di lokasi rehabilitasi social, yang tidak jarang juga ada sebagian PSK justru mengalami pelecehan seksual oleh oknum aparat…sedangkan sangat tidak adil sama sekali jika ‘para customer atau pelanggan hidung belang’ dibiarkan melenggang bebas mencari ‘pemuasan hajat’ di tempat lainnya yang lebih aman.
Dengan adanya lokalisasi, akan meminimkan penyebaran ‘penyakit menular seksual (PMS), dan pihak2 yg terkait dapat lebih memantau perkembangan serta penanganan pengobatan terhadap dampak yang ditimbulkan. Maaf ini hanya ungkapan dari pemikiran dan hati nurani saya yang terdalam. Saya justru antipati pada mereka2 yang berkoar-koar ttg moral ini-itu, lebih anti lagi pada mereka2 yang dengan kekerasan senang menghakimi orang lain…agar menjalankan dan memaksakan keyakinan agama yang mereka anut…namun mereka sendiri belum 100% menjalankannya…sungguh manusia2 yg munafik…
Karena saya lebih menghargai mereka2 yang bekerja sbg PSK namun dengan tekad mulia agar asap dapur terus mengepul dan anak-anak mereka tidak putus sekolah. Yang berjuang karena terpaksa ingin lepas dari kemiskinan yang membelenggu Daripada sekumpulan orang2 yang sok suci bertindak anarkis dengan mengatasnamakan dalil2 agama…dan berkoar-koar untuk menyatakan perang dengan prostitusi saat siang hari namun tidak pernah absen menjadi pelanggan ‘dunia maksiat’ saat malam harinya…fiuuuhh….
Setiap ke Surabaya…saya selalu merengek kepada teman saya yg baik hati itu untuk mengantar jalan2 melintasi kawasan Dolly…bukan karena saya kurang kerjaan…tapi hati ini selalu trenyuh jika melihat sesama kaum’mu harus menjalani hidup seperti itu….saya jadi bersyukur…benar2 sungguh bersyukur…dilahirkan di dalam keluarga yang kondisinya jauh lebih baik dari mereka…
Jika lebih serius kita membahasnya, Perdebatan yang selalu muncul mengenai prostitusi senantiasa berkaitan dengan nilai2 moral, kemanusiaan, dan hukum. Sebagai upaya mengkritisi realitas yang ada, pertanyaan penting yang perlu dikemukakan terlebih dahulu adalah , “apakah prostitusi merupakan tindakan kriminal…???”
Sejauh ini dalam hukum positif Indonesia, tidak ada satu pasalpun yang mengkategorikan pelayanan seks komersial sebagai suatu tindakan kriminal ataupun pelanggaran pidana. Yang dilarang dalam KUHP adalah mengeksploitir seksualitas orang lain baik sebagai “pencaharian ataupun kebiasaan” (pasal 296) atau ‘menarik keuntungan’ dari pelayanan seks (komersial) seorang perempuan dengan praktek germo (pasal 506).
Pada prakteknya, pemerintah membuka lokalisasi sebagai tempat rehabilitasi atau resosialisasi dan didaftar. Pekerja seks yang tidak didaftar dan berada di luar lokalisasi dianggap sebgai pelanggaran dan dikenai sanksi yang diatur dalam Perda-perda (menurut Farid, dalam Bagong Suyanto, 2002).
Dengan adanya penutupan lokalisasi di berbagai kota, maka para pekerja seks yang ada dinilai sebagai pelanggar hukum (dalam hal ini perda) yang pelu dijaring dan dikenai sanksi atas tindak pidana Ringan (tipiring). Seberapa jauh hal ini dapat efektif menyelesaikan persoalan prostitusi…???!
( terinspirasi saat melintasi kawasan dolly)
Posted by dewiy@na at 3:51 PM 0 comments
Labels: My Opinion
Sunday, October 28, 2007
Karma…?? atau Takdir…??
Fiuuh…senang sekali akhirnya bisa kembali menuangkan ide2 serta pemikiran ‘yang mungkin masih dapat dikategorikan dangkal’ dibandingkan kawan2 bijak lainnya…kekekkekee….
Daripada berjuta macam distorsi masalah yang bercokol memenuhi isi kepala ini yg sudah hampir over load hingga usia 24 tahun lebih mencari makna hidup, lebih baik dishare di media blog yg praktis ini…
Mengutip kalimat bijak seorang kawan di jogya yg bahkan saya jg g tahu parasnya , namun terus terang membuat kepala ini terotomatis untuk mengangguk saat membacanya…dia mengatakan :
“Memiliki pengetahuan agama yang pas-pasan, tetapi berkeinginan untuk terus belajar dan menyadarkan orang lain untuk juga belajar, saya pikir, lebih baik daripada memiliki pengetahuan agama yang tinggi tetapi tidak mau berbagi dengan orang lain. Dan, jauh lebih baik daripada orang yang tidak mau belajar sama sekali”.
Kalimat tersebut memotivasi saya untuk terus mencoba belajar memahami keyakinan yg sudah diketik jelas di KTP mengingat secara hukum saya sudah layak mendapatkannya…mudah2an dengan niatan berbagi di media ini tidak merugikan orang lain…syukur2 bisa menambah ruang diskusi bagi pembelajaran kita bersama…swaha…
Diskusi sehat bersama seorang kakak yang sempat terhenti karena kendala perbedaan waktu jualah yang memotivasi saya menuang dalam blog ini…disini siang…disana dini hari…hikz..….
Bermula dari pembahasan mengenai konsep karma dan takdir…yang kemudian diskusi mendalam mengenai konsep keTuhanan dalam Hindu…menurut beliau dan mungkin teman2 juga ada yang tidak percaya dgn takdir krn hal inipun sebenarnya masih dipertanyakan ada/tidaknya dalam ajaran Hindu, karena menurutnya takdir itu telah ada yg menentukan dan hal ini bertentangan dengan hukum karma ( hukum sebab akibat). Takdir bersifat sepihak sehingga manusia tidak perlu berusaha jika mempercayainya…tanpa bermaksud menghakimi pemikiran beliau, sayapun ingin juga menyampaikan pemikiran saya mengenai hal tsb…baiklah sebelum pembahasan beranjak lebih jauh…kita kupas dulu definisi takdir dan karma.
Catatan penting, mohon maaf jika tulisan saya ini nantinya akan sedikit mengutip sloka-sloka suci , karena sebenarnya saya berharap pemikiran2 tsb tidak terlalu terkesan dogmatis, tapi saya berusaha menyampaikan apa yang saya baca dan mudah-mudahan penafsiran saya tidak salah dan melenceng jauh dari inti ajaran sebenarnya…hehehe….saya tidak mencari pembenaran, karena saya yakin kebenaran tertinggi hanya milik Hyang Widdhi Wasa.
Mudah-mudahan saya tidak salah, sepanjang pemahaman sederhana saya, takdir merupakan garis nasib, kehendak Tuhan yang harus kita terima…mau-tidak mau, suka-tidak suka, setuju atau tidak…itu adalah garis kehidupan yang harus kita jalani.
Sedangkan Karma adalah kerja atau perbuatan yang mengacu pada perkataan, tingkah laku dan pikiran kita yang mengikat kita pada kehidupan yg terus berulang-ulang (samsara)…sehingga perdebatan kami mengenai konsep karma dan takdir yang menurutnya kedua hal ini tidaklah sama karena mengacu pada konsep keTuhanan secara tidak langsung.
Saya setuju hal tsb merembet pada pemahaman akan konsep Ketuhanan itu sendiri, karena pemikiran saya sebatas ini…saya percaya pada keduanya…akan karma dan takdir…saya tidak tahu istilahnya dalam Hindu (mungkin jg tidak ada), tapi saya meyakini begini…takdir adalah kekuatan tidak terbatas melebihi batasan-batasan kemampuan nalar manusia (transedental) maupun mahluk lainnya di dunia ini yang menentukan alur hidup masing2, yang satu sama lain tidaklah sama. Mohon maaf jika ada kawan2 yang kurang berkenan dengan pendapat saya…atau mungkin ada pendapat lainnya…???
Menurut pemikiran saya yang terbatas, kedua hal ini memang tidak sama, saya sepakat…tapi sebenarnya kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan…hidup, mati, rejeki (anugerah), musibah (kemalangan), hingga jodoh menurut teman2 takdir atau karma…???
Pertanyaan tersebut sebenarnya relevan namun tidak bisa dikatakan benar juga, meski pemikiran awal mengatakan kedua hal itu berbeda…karena menurut saya tetap ada korelasi antara keduanya… hIdup bagi saya hanya panggung sandiwara yang lakonnya diperankan oleh seluruh mahluk hidup termasuk saya sbg manusia…sedangkan Tuhan adalah sutradaranya…namun saya juga meyakini alur hidup ditentukan seberapa besar karma yang kita lakukan entah itu di kehidupan (sancita, prarabda, dan kryamana) karmaphala. Jika kita masih terikat oleh karma, kita akan terus mengalami punarbhawa atau samsara berdasar kuantitas Karma Wasana (sisa2 karma kelahiran terdahulu)….pertanyaan sederhana kemudian, siapakah yang menciptakan hukum karma….??? Sang Hyang Widdhi Wasa juga kan…siapa pula yang mengakumulasi total karma yang dimiliki setiap makhluk hidup di dunia…??? Kita tahu jawabnya…
Jadi menurut saya sebenarnya konsep karma dan takdir memiliki keterkaitan erat…dalam contoh bahasa sederhana begini…kita dilahirkan ke dunia, itu adalah takdir atau kehendak dari Brahman/ Hyang Widdhi Wasa/Tuhan YME, namun kita dilahirkan lagi…lagi…dan…lagi…sebagai apa, kapan, dan dimana… saya percaya itu tidak terlepas dari karma kita di kehidupan terdahulu…keterikatan kita akan karma akan terus membawa roh/jiwa kita pada kehidupan yang berulang-ulang (reinkarnasi). Sehingga kesimpulan sementara dari pemikiran saya yang terbatas adalah takdir tidak terlepas dari peranan Karma, artinya pula takdir yang kita jalani dlm hidup ini ditentukan seberapa besar karma kita. Saya meyakini, dengan adanya hukum karma menjadi kesempatan kita untuk berjuang di kehidupan sekarang agar menjadi lebih baik dan menorehkan garis takdir yang sebenarnya sudah tercatat secara sistemastis oleh Sang Yama.
Baik kita kupas mulai dari konsepsi Ketuhanan yang saya baca…
Sri Svami Rama dalam komentarnya mengenai Mandukya Upanisad menyebutkan sbb: “kata Brahman berasal dari sansekerta, akar kata Brha atau Brhi yang berarti meluap/mengembang, pengetahuan yang meresapi segala. Kata ini selalu dalam jenis kelamin neutrum (banci). Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan (Kebenaran Mutlak) berada di luar konsep jenis kelamin laki dan wanita, dan di luar konsep yang bersifat dualistis.
Brahman hadir dimana-mana, Maha Tahu, Maha Kuasa, itulah sifat dasar dari satu kebenaran mutlak itu. Ia adalah Kebenaran Sejati, Kesadaran Tertinggi yang tidak pernah dipengaruhi oleh sifat duniawi, itulah Brahman.
Brahman juga digambarkan sebagai Ananda yaitu sumbernya kebahagiaan. Ketiga azas Brahman disebut Sat, Cit, Anan-da, yang artinya kebenaran, pengetahuan, dan kebahagiaan yang abadi.
Ia yang menjadikan Diri-nya sendiri dan memenuhi alam semesta. Brahman itu tidak berbeda dari Sang Diri, seluruh umat manusia (hakekatnya) adalah Brahman. Berpangkal dari pandangan ini seluruh umat manusia pada hakekatnya/ esensinya adalah sama dan satu. Dalam Taittiriya Upanisad 2.1. dan Brhad-aranyaka Upanisad 3.9.28. disebutkan : Satyam Jnanam anantam Brahma, vijnanam anandam brahma, yang artinya : Brahman adalah Kebenaran dan Pengetahuan (tak terbatas), Brahman adalah Pengetahuan tertinggi dan kebahagiaan. Dalam Taittiriya Upanisad 3.1. menyebutkan, “ Dari mana semua yang ada ini lahir, dengan apa yang lahir ini hidup, kemana mereka masuk ketika kembali, ketahuilah bahwa itulah Brahman “.
Sedangkan pemahaman mengenai Atman berasal dari kata “an” yang artinya bernafas (hidup). Dalam pengertian umum Atman berarti roh atau jiwa yang mencakup segala aspek hidup. Sebagaimana halnya Brahman, maka Atman pun bersifat kekal abadi dan tidak pernah mati, dan di dalam Rg Veda Atman disebut “ Ajobhagah” yaitu yang tidak dilahirkan. Atman adalah merupakan esensi dasar dari manusia, sedangkan Brahman adalah esensi hidup dari seluruh alam semesta. Namun hakekat sejatinya Brahman dan Atman adalah sama (manunggal)
Brhad aranyaka Upanisad III.9.26. mengatakan : “Atman itu bukanlah yang ini. Dia tidak bisa dilukiskan, karena dia tidak terlukiskan. Dia tidak bisa hancur, karena tidak pernah dihancurkan. Dia tidak pernah terikat, karena Dia tidak pernah mengikat dirinya”.
Dalam Prasna Upanisad III.6. disebutkan :
“ Atman menetap di hati yang di dalamnya terdapat seratus satu syaraf, masing-masing dibagi atas seratus cabang dan tiap cabang memiliki dua ribu sub cabang yang lebih kecil dan vyana itu adalah prana yang bergerak melalui kesemuanya itu”.
Sehingga jelaslah bahwa Atman adalah esensi yang ada di dalam hati manusia dan dengan kekuatannya yang bergerak prana menghidupi tubuh dan pikiran manusia. “Prana ini dilahirkan dari Atman, ibarat bayang-bayang mengikuti badan, demikianlah prana tersebut pada Atman. Ia memasuki (menghidupi) tubuh dan fikiran, dan mengikuti baik dan buruk dari perbuatannya” (Prasna Upanisad III.3).
Atman yang ada di tubuh makhluk hidup pada hakekatnya tidak terikat tetapi prana, yang memasuki dan menghidupi jasad dan pikiran itulah yang terikat dan merasakan suka dan duka akibat dari perbuatannya dan hal inilah yang menjadikan kelahiran berulang kali. Bila Atman bekerja (berkrida) maka dari diri-Nya keluar kekuatan getaran yang disebut prana yang menyebabkan manusia bisa berpikir dan bekerja.
Brahman atau Tuhan berada di dalam diri kita, ada di dalam tumbuh-tumbuhan dan seluruh alam semesta ini atau Vyapi Vyapaka, dan Beliau berada di luar dan di dalam diri kita, diluar dan di dalam alam semesta ini, meski hakekatnya demikian, namun antara Brahman dan Ciptaan-Nya ada perbedaannya. Dalam Svetasvatara Upanisad IV.10 disebutkan : “ Ketahuilah bahwa sesungguhnya Prakerti itu bersifat maya yang diperintah oleh Mahesvara (Brahman), semua bagian dari alam semesta ini diliputi dan diresapi oleh maya-NYa”. Yang disebut Prakerti adalah semua benda2 alam semesta ini yang diciptakan melalui kekuatan maya dari Brahman. Yang dimaksud dengan maya adalah illusi, ia tampaknya ada tetapi hakekatnya tidak ada.
Bhagawad Gita (III.27.) menjelaskan : “ Segala macam pekerjaan adalah dilakukan oleh guna dari prakerti (prakriti). Ia yang jiwanya dibingungkan oleh perasaan ahamkara, keakuan, berpikir aku pelakunya”. Prakerti tersusun dari tiga guna, yaitu satyam, rajas, dan tamas. Ketiga ini akhirnya menjadi suasana keadaan alam. Ia yang tidak menyadari esensi dirinya (atma) yang sebenarnya menunggalkan diri dengan prakerti. Dan bila ahamkara (ego) keseluruhannya dikuasai alam maka ia tidak mempunyai lagi alam kebebasan.
Selama manusia menganggap (mengidentikkan) dirinya sama dengan tubuhnya, selama kita menganggap binatang itu sbg binatang, selama kita memandang tumbuhan sbg kayu, selama itu pula manusia, binatang, dan tumbuhan bukanlah Tuhan. Karena sebenarnya semua bentuk jasad atau benda itu adalah barang palsu, tidak kekal, selalu berubah. Semua ‘wadah’ itu terjadi karena permainan prana dan akasa yang merupakan kekuatan maya dari Atman atau Brahman.
Jadi berhati-hatilah kawan jika ada orang yg mengatakan dirinya atau mengatasnamakan Atma , mengatakan dirinya sama dengan Tuhan, karena jika yang berkata ini adalah pikiran orang yang masih terikat kepada hal2 duniawi, maka sebenarnya ia adalah Tuhan palsu (maya, karena pikiran adalah maya). Sejarah mencatat hanya orang-orang suci seperti Bhagawan Vyasa, Maharsi Sukha, Prabu Janaka, dll yang kualitas hidupnya mendekati Tuhan , Beliau juga maha bahagia, maha benar, tidak lagi terkena suka dan duka. Beliau2 ini yang disebut Jivan Mukti yaitu yang sudah mencapai Sat Cit Ananda (Kebenaran, Pengetahuan, dan Kebahagiaan) semasih hidup.
Kembali pada pembahasan awal mengenai Karma dan Takdir, sekali-lagi pemikiran saya yang terbatas ini meyakini, bahwa alam semesta ini seperti panggung sandiwara yang kolosal (besar), pemain-pemainnya adalah semua mahkluk baik dalam wujud manusia, binatang, tumbuhan. Tuhan sbg Sang sutradara. Karena sandiwara ini berlangsung sangat panjang dari mulai dunia tercipta sampai pralaya maka pemainnyapun banyak dan berganti-ganti. Masing-masing pemain mengenal jalan cerita sesuai bagiannya saja dalam arti hanya sepotong-potong, sedangkan pemain (ex. Usia manusia hanya sekitar 75 s/d 80 thn ).
Namun Hyang Widdhi sebagai sutradara agung yang mengarang (menciptakan) sandiwara ini melalui khayal-Nya (maya) tahu benar isi dari semua babak dari permulaan hingga akhir karena sudah dikonsepkan terlebih dahulu. Dan untuk apa Tuhan menciptakan sandiwara tersebut tidak lain bertujuan mulia. Karena-Nya Sempurna, pasti dari yang SEmpurna, lahir yang Sempurna. Hanya saja karena kekuatan maya yang mengikat kita begitu besar, menyebabkan kita tidak dapat mengenal nilai2 kebenaran yang sejati melalui cara yang biasa. Karena itu, dengan menciptakan sandiwara kolosal di dunia ini, melalui krida-Nya, Tuhan hendak mewedarkan rahasia kebenaran melalui cara yang lebih mudah bisa dipahami oleh kalangan awam. Benda2 material yang bersifat maya ini merupakan sarana untuk menggali pengetahuan sejati tentang Sang Diri.
Inilah mengapa hingga sekarang pikiran saya yang terbatas masih meyakini adanya konsep / skenario takdir yang sangat terkait dengan karma masing2 para lakon/pemain di pentas yang Tuhan ciptakan. Yaitu pentas Kehidupan yang harus dijalani seluruh makhluk sejagat Raya. Adanya takdir tidak lantas membuat manusia mudah menyerah, nerimo dlm bhs jawa, ikhlas menerima hidup, membuat kita tidak berusaha berjuang menjadi ciptaan-Nya yang lebih baik dari kehidupan terdahulu. Berjuang agar tidak terlalu mengikatkan diri pada hal-hal material yang menjerumuskan di jaman kapitalis sekarang ini. Semasih babak kehidupan ini berjalan…mari kita bersama2 meningkatkan kualitas hidup hingga tujuan akhir mencapai Moksartam Jagat Hita ya Ca Iti Dharma. Astungkara….
Om Loka Samastha Sukino Bhavantu…
Sumber :
- Bhagawad Gita
- Pengantar Penghayatan Upanisad - Cudamani
Posted by dewiy@na at 5:31 PM 2 comments
Labels: Inspirasi
Saturday, September 01, 2007
Happy Birthday KMHDI... ( refleksi diri menggapai mimpi )
Jember, 01 Sept' 2007
udara pagi ini menusuk sendi...BbrRr...bangunlah kawan...
akhiri lelap tidurmu dengan semangat baru....
hari berganti hari...jikalau anggota datang dan pergi...dan...
meski pengurus mengabdi silih berganti....
....akankah semangat ini meredup....hingga akhirnya terlelap mati...???
haruskah kita berteriak serempak....tidaaaakkkk.....
masih akankah terdengar pekikan nyaring“Satyam Eva Jayate....Jaya...!!!”
atau akankah kita tetap seperti ini....
masa-masa yang lampau tidak akan pernah kembali...
menjelang usiamu yang semakin dewasa nanti....
sepenuh hati kuucapkan....” HaPpY BiRtHdAY KMHDI...“
Sebuah mimpi yang terangkum dalam visi dan misi yang dimiliki organisasi Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), yang tentu tidaklah sama dimiliki oleh setiap organisasi kepemudaan lainnya. Sejarah mencatat perjuangan pahit manis mahasiswa Hindu Indonesia dalam membentuk organisasi KMHDI sebagai wadah pemersatu dan alat pendidikan kader yang bertujuan untuk memperbesar jumlah kader mahasiswa Hindu yang berkualitas belumlah usai.
Senantiasa kita sadari KMHDI meletakkan tanggung jawab di pundaknya untuk membentuk kader mahasiswa Hindu Indonesia yang religius, humanis, nasionalis serta berpikiran progresif. Namun, sudahkah kita semua berkaca diri...baik fungsionaris pengurus hingga anggota di semua tingkat organisasi...bahwa masing-masing pribadi memiliki karakteristik dan semangat jiwa seperti itu...???. Sejarah akan terus mencatat...perjuangan hingga kini belumlah usai...masih sangat dini jika kita berbicara akhir sebuah mimpi.
mari kita bersama-sama sedikit refleksi diri apa yang sudah kita berikan bagi KMHDI....
saya tidak akan bertanya, apa yang telah saya, dan kita semua, dapatkan dari organisasi...sebab itu pertanyaan chauvinism dari orang yang mengaku organisatoris sejati...padahal bukan...
saya ulangi sekali lagi....apa yang telah kita berikan....??? sudahkah kita memberikan yang terbaik...??? belum teman....selama kita berpikir kita sudah cukup berkorban untuk KMHDI...derap langkah dan semangat juang itupun kemudian terhenti.
saat melintasi dunia maya, secuil kalimat bijak dari seorang alumni KMHDI yang saya yakin akan tetap sepenuh hati mengamati perjuangan generasi penerusnya. Tulisan yang cukup patut kita renungkan bersama jika kita mampu merefleksi diri melihat kondisi organisasi saat ini.
Benarkah sudah melakukan yang terbaik? Hanya diri sendiri yang tahu. Sejauh mana mampu dan mau mengerti dan menyadari diri sendiri, itulah ukuran yang terbaiknya. Melakukan yang terbaik bukan untuk menjebak diri dalam kesombongan-kesombongan pribadi, tetapi mengajak diri untuk lebih menggali, menyadari dan mengerti diri sendiri semasih ada waktu saat ini.
“Kegagalan terbesar dalam hidup adalah ketidakmampuan mengerti dan menyadari diri sendiri, bukan karena tidak bisa meraih cita-cita, harapan atau rencana tidak berjalan sebagaimana mestinya”. Beberapa hal yang kemudian menjadi ukuran terbaik adalah kesadaran akan kekuatan dan kelemahan diri sendiri, potensi diri dan kesempatan yang dimiliki.
Maksudnya jika kita kaitkan makna kalimat itu dengan kesadaran bersama untuk bersatu-padu membangun organisasi KMHDI, maka sudah saatnya kita semua terbangun....jika masing2 pribadi kader KMHDI mampu menyadari pentingnya berorganisasi, serta memberikan yang terbaik...maka cita-cita, serta harapan bersama untuk mewujudkan visi-misi organisasi bukanlah sekedar mimpi...astungkara.
“ ...Hyang Widhi merestui karma yoga ini...
...damai..dihati..dunia, slama'nya ...”
(mars KMHDI)
Posted by dewiy@na at 3:05 AM 1 comments
Labels: renungan
Wednesday, August 01, 2007
PARADOKS
Di zaman ini, bangunan yang lebih tinggi tapi kesabaran yang lebih pendek..
Jalan raya yang lebih lebar tapi pandangan yang lebih sempit...
Orang yang membelanjakan lebih banyak tapi memiliki lebih sedikit...
Membeli lebih banyak tapi menikmati lebih sedikit...
Membeli rumah yang lebih besar dan keluarga yang lebih kecil...
Lebih banyak alat yang mempermudah tapi waktu lebih sedikit...
Punya banyak gelar tapi sedikit pengertian...
Punya banyak pengetahuan tapi lebih sedikit penilaian...
Punya banyak ahli tapi lebih banyak masalah...
Minum terlalu banyak, merokok terlalu banyak, belanja terlalu sembrono, tertawa terlalu sedikit, mengemudi terlalu cepat, tidur terlalu larut, bangun terlalu lelah, baca terlalu terlalu sedikit, nonton TV terlalu banyak.....
namun doa terlalu jarang....
Melipatgandakan harta kekayaan, tapi mengurangi nilai2....
Bicara terlalu banyak...mencintai terlalu jarang...membenci terlalu sering...
Belajar cara mencari penghidupan...tapi bukan hidup....
Manusia berhasil dengan susah payah ke bulan dan balik lagi...
tapi sulit untuk menyeberangi jalan untuk bertemu dengan tetangga baru...
Menaklukkan angkasa luar tapi tidak menaklukkan ruang di dalam hati
Mengerjakan hal-hal yang lebih besar, tapi tidak hal-hal yang lebih baik...
Membersihkan udara...tapi mencemari jiwa...
Manusia mampu memecah atom tapi tidak memecah prasangka....
Menulis lebih banyak tapi belajar lebih sedikit....
Berencana lebih banyak, tapi meraih lebih sedikit...
Belajar terburu-buru....tapi tidak belajar menunggu...
Punya income lebih tinggi, tapi moral yang lebih rendah...
Punya banyak makanan, tapi kurang ketentraman...
Manusia membangun komputer untuk menyimpan lebih banyak informasi....
untuk menghasilkan lebih banyak copy dibanding sebelumnya, tapi kita kurang komunikasi...
Panjang dalam kuantitas...tapi pendek dalam kualitas...
Zaman dua income...tapi lebih banyak perceraian...
Rumah yang lebih indah...tapi lebih banyak keretakan...
( The paradox of Our Age by Dr. Bob Moorehead )
Posted by dewiy@na at 4:12 AM 2 comments
Labels: renungan
Thursday, July 26, 2007
Kesenangan dan Kesedihan...
Kesenangan adalah kesedihan yang tersembunyi
Dan dalam diri yang sama dari mana tawamu Bangkit
adalah diri yang seringkali kaupenuhi dengan airmata
...Bagaimana tidak?
Semakin dalam kesedihan menggali lubang dalam wujudmu
semakin Banyak kesenangan yang akan dapat kau tampung
Bukankah gelas yang menyimpan anggurmu
adalah gelas yang diBakar Bersama temBikar?
Dan tidakkah seruling yang melamBungkan Jiwamu
adalah Bambu yang dikerat dengan pisau?
Ketika engkau gembira
lihatlah di Kedalaman Hatimu
dan engkau aKan melihat
BaHwa seBenarnya engkau sedang meRatapi sesuatu
yang pernaH menjadi KeBaHagianmu
Di antaramu ada yang BerKata
Kesenangan leBiH Besar dari kesediHan
dan yang lain Berkata
...Bukan!
KesediHanlah yang leBiH BesaR
Tapi kukatakan Kepadamu
Keduanya tak terpisaHkan
Bersama mereka datang
dan ketika salaH satu duduk Bercengkerama
Bersamamu di Beranda
maka yang lain...
sedang BerBaring menunggumu di tempat tidur
SesungguHnyalaH engkau Bergerak
seperti skala yang berayun
diantara kesediHan dan kesenanganmu
Hanya jika engkau kosong
maka engkau dapat berada pada keadaan tetap dan seimBang
Ketika sang penjaga Harta mengangkatmu
untuk mengukur emas dan peraknya
maka ia memerlukan Kesenangan untuk kesediHanmu
dan menjadikannya Bergerak naik dan turun
plagiat dari KaHLiL GiBRan
C#n&@, KeindaHan dan kesunyian
Wednesday, July 25, 2007
About Vicky from My Brother...(hanya tulisan ini yg selalu membuat mata ewick berkaca-kaca...:)
ga' terlalu banyak yang bisa aku ceritakan tentang siapa diriku... mereka memanggilku VQ, seekor anjing perempuan kecil dari kebanyakan anjing anjing lainnya, bukan anjing pelacak, bukan juga agen K9 team anjing polisi, penciumanku tidak terlalu tajam untuk mengendus daun ganja dan semua keringat para pelaku boom bunuh diri yang katanya mengemban tugas suci itu, yang berandai andai akan bertemu dengan para bidadari cantik disana, yang mati konyol dan melupakan semua anak istrinya dengan tubuh yang berantakan setelah picu detonator ditekan, dasar pecundang tolol! huh guoblog! homo!
*sorry sorry emosi, abis baca berita dari kota batu, malang '( hmm, setidaknya aku jadi tau sedikit tugas polisi, selain cuma jadi tukang tilang di jalan ...pernah ada beberapa orang yang mencantumkan namaku di halaman persembahan skripsi dengan kalimat "untuk VQ si anjing hias.." entah apa maksudnya, bahkan aku belum pernah menang kontes pertandingan ratu kecantikan anjing manapun... pertama kali aku muncul di tengah tengah keluarga ini dengan keadaan mata yang terpejam, bulu putih bersih, dengan ekor yang belum berbulu, hanya minum cairan susu, dan hanya bisa mendengan mereka memanggilku "VQ!... VQ!..." entah apa maksudnya, sampai suatu hari aku sadar, itu namaku, VQ is my name... ')
hari, minggu, bulan, dan tahun terus berjalan, semakin lama aku tumbuh dan besar di tengah keluarga ini, mengamati setiap hari hari yang terjadi, dan semakin hapal dengan rutinitas rumah kecil ini, menyambut mereka semua yang datang dengan lolonganku ini, mengamati wajah wajah siapa siapa saja yang datang, mengamati semua kelelahan kelelahan yang terpancar di setiap wajah wajah para penghuni rumah ini setelah beraktivitas, mengibaskan ekor kecilku dan melolong yang aku buat selucu mungkin agar mereka sedikit terhibur, sedikit setidaknya, daripada tidak sama sekali... paling tidak mereka bisa sedikit tersenyum melihatku, "hai VQ!" begitu mereka selalu menyapaku, dan selalu ada kibasan dari ekor kecilku untuk itu, "VQ kamu sudah makan???" pertanyaan yang mereka lontarkan bahkan tidak bisa aku jawab sama sekali, kecuali teriakan kecil di dalam hati "hoii kakak! aku belom makan seharian neehh! mana ransumku hari ini"
kulihat mereka semua datang dan pergi, dan aku masih tetap di sudut ini, rantai kecil yang membuat aku harus tetap berdiri tegak di sudut ini, dengan rumah kayu mungil yang sama sekali tidak melindungiku dari udara malam hari, yang hanya cukup melindungiku dari tetes hujan dan terik bintang terdekat tapi aku masih saja harus berada di sudut ini, mengamati mereka dan tetap harus mengamati mereka, aku juga yang harus terjaga di setiap malam saat ada yang sesuatu bergerak, entah itu wanita yang cantik, maling jemuran, petugas ronda atau jin iprit sekalipun, berharap mereka semua menjauhi rumah kecil ini, "hai! jangan ganggu tidur lelap keluargaku!" kira kira begitulah terjemahan dari lolongan kecilku pemirsah ') *woo, tapi karena itu kita serumah bangun tengah malem ya vik! 'p
jadi jangan pernah bicara tentang "kesetiaan" denganku, karena itu sudah menjadi bagian dari nama tengahku *lah? namamu kan cuma satu kata vik?
buat sebagian anak anak kecil di sekitar lingkungan rumahku, aku mungkin adalah makhluk tontonan yang punya popularitas, mereka menontonku, menggodaku tanpa kesepakatan, membiarkan lolonganku berkumandang keseantero komplek jagad perumahan patrang city, dan mereka tetap juga ngga' pernah peduli bahwa vokalku menjadi serak serak basah karena itu, mungkin itu kegembiraan kecil buat mereka, seperti ada di taman safari mungkin? masih teringat wajah wajah kecil itu berbondong bondong, berjejer jejer dengan se-bataliyon temannya, hanya untuk menggodaku beberapa meter dari sudut tempatku berdiri, sedikit aku merasa, anak anak kecil itu lebih menggenalku dari pada semua penghuni rumah kecil ini, mungkin mereka menganggap wajah galak penuh bulu mungilku ini lebih lucu di bandingkan senyum manis yang tersungging dari raut wajah ke empat kakakku... 'p padahal aku merasa bahwa wajah manisku ini nga lebih manis di bandingkan wajah kakak keduaku yang kata temen temennya dia masuk nominasi cowok terganteng ke-9 di kampusnya *yang nomer 1 s/d 8 masih di cari :D ...kadang aku berharap rantai ini lepas dan aku bisa maen kejar kejaran dengan mereka semua, pernah dulu rantai ini lepas dan pintu gerbang terbuka, aku pun bisa lolos dan menghampiri mereka semua, tapi mereka selalu saja lari seperti di kejar makhluk yang buas, lari tunggang langgang dan ada beberapa dari mereka terjungkal, lalu menangis kencang *huwaaaaaaaaa, bah! dasar anak kecil cengeng! seingatku, selama ini prestasiku adalah "menggigit" 3 bocah anak tetangga, yang membuat bunda harus tergopoh gopoh mendatangi rumah orang tuannya untuk minta maap :( ...sungguh aku tidak bermaksud untuk menggigit mereka, aku hanya ingin bermain main dengan mereka, itupun sebuah bukan "gigitan" itu hanya bentuk rasa sayangku yang berbeda dengan makhluk lainnya... sungguh, aku tidak pernah benar benar ingin "menggigit" wajah wajah kecil itu :( aku sangat mencintai dunia anak anak, wajah mereka terlalu polos untuk "digigit" ...percayalah padaku, believe me!
juga masih teringat sedikit tentang abang tukang baso' yang melintas itu, kehadiran mereka sangat menggairahkanku, dentingan mangkuk baso' yang di ketuk terasa merdu di telingaku, bahkan symponi fur elise beethoven pun masih kalah merdu dibandingkan dentingan mangkuk baso' kang amin 'p ...hmm, mereka memang abang tukang baso' yang baek... bahkan saat kakak kakakku tidak membeli baso' sekalipun, mereka dengan tulus ikhlas tanpa di komando mau melemparkan sebongkah tulang buatku, sajian menu makan yang sangat istimewa bagiku, meskipun kakak kakakku dan bunda kerap kali menghidangkan beberapa butir pentol baso' buatku, tapi bongkahan tulang sapi tetap membuat mataku berbinar ...yummy! dan jangan di tanya, aku pasti akan mempertahankan tulang ini mati matian dengan seluruh jiwa, tenaga dan semua runcing gigi kecilku ini, cobalah ...Ggrrr >:)
hmmm... nga banyak yang bisa aku ceritakan disini kecuali tentang kesedihan kecil di pagi yang cerah itu, saat kedua kakak perempuanku menangis, saat kakak keduaku menggali tanah dihalaman depan teras rumah, mencoba untuk tidak bersedih, karena menurut dia 'darah boleh saja menetes, tapi tidak dengan air mata' *ojo' protes!, dan sempat juga kulirik kakak pertamaku molor di depan televisi dan kipas angin, dia kegerahan dengan perutnya yang 'harus sit-up!'
d i n g i n . . . . kemanakah lagi perjalananku setelah ini?
...akhirnya setelah selama satu minggu penuh tidak ada sedikitpun makanan yang masuk ketubuhku, sajian menu pentol baso' itu terasa hambar di lidahku, juga dianogsis om dokter hewan sore yang lalu, saat dia akan menyuntikku dan aku harus berlari bersembunyi di balik meja operasi, katanya usia 13 tahunku sama seperti usia 91 tahun untuk ukuran usia manusia, butiran pil vitamin yang di berikan juga tidak akan banyak membantuku, aku terlalu tua untuk menelan zat adiktif pemberian om dokter, aku terlalu lelah untuk terus melolong dan menjaga rumah keluargaku, kemaren dua kakakku datang dari bandung dan aku sudah tidak bisa lagi menyambutnya dengan semua kelucuan kecilku ini, bahkan kibasan ekor kecilku juga tidak bisa aku lakukan, otot otot tulang belakangku terlalu renta untuk melakukan kebiasaan lama itu
pagi ini, tidak banyak yang bisa aku tinggalkan, kecuali semua kenangan tentang kelucuan yang mungkin 'tidak lucu' itu, vas bunga yang berantakan saat aku mengejar kucing tetangga di dalam rumah kemaren, pot tanaman yang rusak, kaca jendela rumah yang pecah dan juga rumah kecil dari kayu yang baru saja di perbaiki oleh kakak keduaku saat dia melihat rumah kecil kayuku mulai bobrok di makan waktu, hmmm... kakak keduaku itu tukang petani apa tukang kayu seh? bingung aku... ')
tapi setidaknya, semua kakakku berkumpul di rumah kecil ini, di bulan puasa yang manis ini, dan halaman depan rumah sepertinya tempat istirahat yang tepat buatku, di teras depan, tempat kakak kakakku biasa membicarakan hal hal kecil apa saja, selalu saja ada kehangatan disana, di tidur panjangku ini, aku berharap bunga adenium-ku masih bisa menemani pembicaraan kalian...
sebenarnya 13 tahun waktuku tidaklah cukup buatku, tapi tugasku menjaga rumah kecil ini usai sudah, rumah yang kecil tempat di mana aku dibesarkan...
jangan terlalu merindukanku, kelak kalo besok ada bunga adenium yang tumbuh mekar diatas tanah merahku, percayalah, selalu ada aku disitu...
adios, ich liebe dich, kenanglah semua yang baek, dan cintaku abadi...
Posted by dewiy@na at 6:37 AM 1 comments
Labels: for you pren..
wanitamu sang air?
Jika anda mencintai wanita tipe ini, anda harus bersiap-siap menjadi bahagia selamanya atau sangat bersedih. Ia adalah wanita supersibuk dengan masalah-masalahnya. Ia mampu hidup sendiri tanpa adanya pria dalam kehidupannya, orang yang benar-benar kuat.
Bukan karena ia tidak dapat menemukan cowok impiannya, tetapi jika ia memang tidak dapat menemukan cowok demikian, apa boleh buat. Apalagi karena memang dia berpikir bahwa dia mampu melakukan apapun yang mampu dilakukan seorang pria. Ia adalah seorang pemimpin, tipe orang yang benar-benar penuh percaya diri. Ia suka melakukan segalanya sendiri, membuka pintu sendiri, melayani diri sendiri. Karena ia berpikir menunggu bantuan orang lain hanyalah membuang waktu saja, dan dia tidak cukup sabar menunggu orang lain melakukan hal itu.
Jika ia duluan mengajak anda kencan, jangan pikir bahwa ia akan mulai menggoda anda duluan. Ia melakukannya karena dipikirnya menunggu anda mengajak kencan akan sangat membosankan dan membuang-buang waktu saja.
Ia sangat menyukai cowok cool yang terkadang bertingkah seakan cuek terhadap dirinya, maka ia akan memiliki kesempatan untuk menunjukkan kepercayaan dirinya.
Ia suka untuk menebak reaksi seseorang pria, tapi pada saat yang bersamaan ia suka sekali jika ada banyak pria menginginkan dirinya. Ia adalah tipe orang yang berani yang mampu melakukan banyak hal secara berbeda dari orang lain dalam lingkungan yang sama.
Ia berani berjuang untuk mendapatkan apa yang ia pikir menjadi miliknya. Walaupun ia bertingkah penuh percaya diri, ia seringkali merasa kesepian dan sendiri. Jika ia putus dengan orang lain, ia tidak akan memperlihatkan emosi apapun, walaupun sebenarnya ia dipenuhi dengan rasa sakit dan penderitaan. Tidak lama kemudian, dia akan kembali menjadi orang yang cerah ceria, karena dia selalu melihat dunia secara positif dan memiliki "Kepercayaan" pada kata "Cinta."
Ia memiliki lebih banyak teman cowok daripada cewek, maka jika anda berpacaran dengan dia, jangan menjadi tipe pencemburu. Ia mungkin sedikit pencemburu, tapi ia sangat membenci tipe cowok pencemburu. Ia mencintai "kebebasan" baik sebelum dan sesudah menikah, kebebasan dia harus sama dan tidak boleh diikat.
Ia ingin anda mempercayainya, bahkan mungkin jika ia tidak mempercayai anda. Ia suka menjadi pihak yang "benar", maka jika anda bertengkar dengannya, biarkan dia menang, jika memang hal yang dipertengkarkan bukan masalah besar.
Ia adalah tipe orang yang langsung dan terbuka, maka jika ia tidak lagi mencintai anda, ia akan mengatakannya langsung kepada anda. Cinta dan hubungan yang dia bangun selalu nyata, maka jika ia mengatakan "Kita bubar" maka sudah saatnya anda bubar, dia tidak sedang menguji anda. Ia bukan tipe cewek yang mudah terluka, maka anda tidak perlu kuatir mengenai dirinya, ia mampu untuk bangkit sendiri. Jika ia bersama anda ketika anda sakit, maka dia akan merawat anda, bahkan merawat anda berarti "pinjaman kecil" baginya.
Jangan pernah menyimpan rahasia dari dirinya, hal ini sangat dibencinya dan dapat membuatnya sangat marah. Ketika ia sedih, mengertilah dia. Ketika ia bahagia, bahagialah bersamanya, ia menyukainya. Anda tidak akan pernah bosan bersama cewek tipe ini. Mereka yang dekat dengannya akan tahu bahwa dibalik semua percaya diri dan sifatnya yang berdarah dingin, ia sama rentannya seperti semua wanita.
Ia adalah orang yang menyenangkan dan banyak bicara, dan ia suka menggoda anda. Jangan biarkan dia berbicara sendiri, karena bila hal itu terjadi, ia akan meninggalkan anda. Ia memiliki banyak tipe pekerjan, karena ia percaya bahwa apa yang bisa dilakukan kaum pria, bisa juga dilakukannya. Jika anda ingin mempekerjakannya, jangan harap.
Ketika ia sedang jatuh cinta, ia akan meninggalkan pekerjaannya di siang hari hanya untuk menemui anda, tetapi dia akan segera kembali ke pekerjaannya dan kembali serius bekerja. Jika anda mampu untuk hidup dan mencintai seorang "wanita pekerja", maka anda akan pas dengannya. Jika ia marah, carilah tempat berteduh dari "badai".
Tapi kemarahannya hanya akan sebentar saja. Ia bukan tipe pembalas dendam, dan tidak akan memikirkan mengenai saat "pembalasan". Banyak orang berpikir bahwa dia benar-benar "cowok hebat", walaupun sebenarnya dia benar-benar 100% cewek. Ia mudah terluka, maka sebaiknya anda bersikap baik padanya.
Jika ia benar-benar mencintai anda, maka anda beruntung, karena ia adalah orang yang jujur, tulus, dan tidak akan pernah membuat anda bosan.
Posted by dewiy@na at 5:41 AM 2 comments
Labels: for you pren..
